Bandara Soekarno-Hatta Bidik Masuk 10 Besar Terbaik Dunia

Adi Subchan - 13 July 2026

Bandara Soekarno-Hatta menargetkan masuk 10 besar bandara terbaik dunia pada 2029 melalui revitalisasi, digitalisasi, dan peningkatan layanan. (Chatgpt/Aktual Tangerang)
Bandara Soekarno-Hatta menargetkan masuk 10 besar bandara terbaik dunia pada 2029 melalui revitalisasi, digitalisasi, dan peningkatan layanan. (Chatgpt/Aktual Tangerang)

Bandara Soekarno-Hatta menargetkan masuk 10 besar bandara terbaik dunia pada 2029 melalui revitalisasi, digitalisasi, dan peningkatan layanan.

Aktual Tangerang – Bandara Internasional Soekarno-Hatta menargetkan masuk 10 besar bandara terbaik dunia pada 2029. Target itu ditempuh melalui transformasi menyeluruh.

Transformasi mencakup peningkatan infrastruktur, digitalisasi layanan, dan kualitas pelayanan penumpang. Langkah itu diharapkan memperkuat daya saing Indonesia di sektor penerbangan.

Saat ini, Bandara Soekarno-Hatta menempati peringkat 22 dunia versi Skytrax. Posisi tersebut menjadi pijakan menuju target baru.

Program itu menjadi bagian penguatan tata kelola ekosistem kebandarudaraan nasional. InJourney Airports menggandeng berbagai pemangku kepentingan.

Kolaborasi dilakukan bersama InJourney Holding dan Danantara Indonesia. Sinergi tersebut diharapkan mempercepat pencapaian target.

Performa Bandara Soekarno-Hatta terus menunjukkan tren positif. Pada 2024, bandara ini berada di peringkat 28 dunia.

Baca Juga :  69 Warga Tangsel Ikuti Program Kerja ke Jepang dan Eropa

Peringkat meningkat menjadi 25 pada 2025. Tahun 2026, posisinya kembali naik menjadi peringkat 22 dunia.

Transformasi bandara dimulai sejak 2024. Program tersebut bertumpu pada tiga pilar utama. Pilar pertama ialah Premises. Fokusnya menghadirkan infrastruktur berorientasi pelayanan penumpang.

Pilar kedua adalah People. Program ini menyiapkan pelayanan staf berstandar internasional. Dan, pilar ketiga yakni Process. Operasional bandara diperkuat melalui ekosistem berbasis teknologi.

Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, memaparkan capaian transformasi yang telah dilakukan. Menurutnya, berbagai proyek berhasil meningkatkan kualitas layanan.

“Salah satu pencapaian kami adalah pengoperasian Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F serta pembukaan kembali Terminal 1C,” kata Mohammad R. Pahlevi.

Ia menjelaskan, Terminal 3 juga memperoleh predikat Bintang 4 dari Skytrax. Penghargaan itu diraih setelah program beautifikasi interior.

Memasuki 2026, revitalisasi difokuskan pada Terminal 1A. Proyek tersebut meningkatkan kapasitas sekaligus kenyamanan penumpang.

“Revitalisasi Terminal 1A menghadirkan layanan lebih baik dan meningkatkan kapasitas menjadi 10 juta penumpang per tahun,” ujar Pahlevi.

Perbaikan Terminal 3 tetap berlanjut. Pembenahan dilakukan pada area komersial, ruang tunggu, area lapor diri, dan fasilitas umum.

Baca Juga :  PNBP Imigrasi Tangerang Tembus Rp45 Miliar, Naik 28 Persen

Tiga Program Utama

InJourney Airports menjalankan tiga program utama. Program itu ditujukan meningkatkan pengalaman pengguna jasa bandara.

Program pertama ialah Airport Revitalization and Beautification. Fokusnya mempercantik area terminal dan memperbarui fasilitas umum.

Perbaikan dilakukan pada area lapor diri, ruang tunggu, toilet, dan ruang menyusui. Penataan kursi juga menjadi perhatian.

Program kedua adalah Airport Transformation. Fokusnya mempercepat digitalisasi layanan penumpang.

Bandara menghadirkan layanan penyerahan bagasi mandiri. Sistem pelacakan bagasi juga terus dikembangkan.

Teknologi biometrik diterapkan untuk mempercepat proses keberangkatan. Integrasi aplikasi ponsel dengan navigasi digital juga disiapkan.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia turut dilakukan. Petugas layanan mengikuti pelatihan melalui CX Academy.

Program ketiga ialah Tactical Recommendation Follow Up. Langkah ini menindaklanjuti rekomendasi hasil evaluasi Skytrax.

Perbaikan meliputi sistem informasi penerbangan, situs resmi bandara, serta pemeliharaan sarana dan prasarana. Seluruh program dijalankan secara bertahap.

“Dengan dukungan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis Soekarno-Hatta masuk 10 besar bandara terbaik dunia pada 2029,” tutur Pahlevi. (*)

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini