3 Tips Anak Muda Hadapi Persaingan Kerja

Adi Subchan - 07 September 2026

Ketua LPS Anggito Abimanyu membagikan tiga tips bagi anak muda menghadapi persaingan kerja, mulai dari pengalaman hingga kerja keras. (Foto: iStockphoto/Ilustrasi)
Ketua LPS Anggito Abimanyu membagikan tiga tips bagi anak muda menghadapi persaingan kerja, mulai dari pengalaman hingga kerja keras. (Foto: iStockphoto/Ilustrasi)

Ketua LPS Anggito Abimanyu membagikan tiga tips bagi anak muda menghadapi persaingan kerja, mulai dari pengalaman hingga kerja keras.

Aktual Tangerang – Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Anggito Abimanyu, membagikan tiga tips menghadapi persaingan kerja.

Tips tersebut disampaikan Anggito dalam acara Lampung Financial Festival, Minggu (6/9/2026).

Menurut Anggito, generasi muda perlu memiliki bekal untuk menghadapi tantangan dan persaingan yang semakin ketat.

Ia menyebut pengalaman, belajar dari kegagalan, dan kerja keras menjadi tiga hal penting.

1. Perbanyak Pengalaman

Anggito mengatakan, generasi muda perlu memperbanyak pengalaman untuk menghadapi berbagai tantangan.

Baca Juga :  Proyek Tol KM 25 Jakarta-Tangerang Selesai Akhir Desember 2025

Menurut dia, pengalaman dapat menjadi bekal ketika seseorang menghadapi berbagai persoalan dalam perjalanan karier.

“Jadi pertama, kalau kamu menghadapi yang namanya badai, dan badai itu akan terus terjadi. Dan itu bisa tantangan, bisa yang kepahitan dunia. Maka yang paling penting, itu kamu harus terbang tinggi. Mencari pengalaman, ya. Membawa angan-anganku jauh meniti buih. Ini kayak seperti lirik sebuah lagu. Ya, perlu pengalaman menghadapi persaingan. Jadi carilah sebanyak mungkin pengalaman yang kamu bisa raih,” terang Anggito.

Ia menilai pengalaman membantu seseorang memahami cara menghadapi persaingan dan tantangan.

Karena itu, anak muda didorong tidak takut mencoba berbagai kesempatan untuk menambah pengalaman.

2. Belajar dari Kegagalan Orang Lain

Tips kedua adalah belajar dari pengalaman orang lain yang pernah mengalami kegagalan.

Anggito menilai kegagalan orang lain dapat menjadi sumber pembelajaran bagi generasi muda.

Menurut dia, pengalaman tersebut dapat membantu seseorang menemukan cara untuk bangkit dan mencapai keberhasilan.

“Kamu harus bisa kembali, kamu harus bisa keluar dari kegagalan itu. Maka kamu harus tanya kepada orang yang gagal, untuk bisa berhasil,” jelasnya.

Dengan belajar dari pengalaman orang lain, anak muda dapat memahami proses menuju keberhasilan. Langkah tersebut juga dapat membantu menghindari kesalahan yang pernah dilakukan orang lain.

Baca Juga :  Restoran Tjap Tiga Ikan, Sensasi Kuliner Khas Bandung di Tangerang

3. Jangan Berhenti Bekerja Keras

Anggito kemudian menekankan pentingnya kerja keras untuk mencapai keberhasilan. Menurut dia, hasil yang diperoleh seseorang tidak terlepas dari usaha yang dilakukan.

Ia mencontohkan sejumlah tokoh yang bekerja keras sejak usia muda untuk mencapai kesuksesan. Salah satu tokoh yang disebutnya adalah Founder & Chairman CT Corp, Chairul Tanjung.

Menurut Anggito, generasi muda perlu memahami bahwa kesuksesan membutuhkan proses dan konsistensi.

“Hasil itu tidak jauh dari kerja keras. Kalau kamu nggak kerja keras, ya nggak akan berhasil. Kecuali kamu beruntung ya. Saya kemarin mendengar Pak CT mengatakan, bahwa beliau itu pada waktu muda, bekerja mulai jam 8 pagi sampai jam 2 pagi. Saya juga dulu begitu. Waktu jadi pejabat di Kementerian Keuangan, kita tidak pernah punya waktu,” pungkasnya.

Anggito menilai kerja keras menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi persaingan.

Ia juga mengingatkan generasi muda agar terus mencari pengalaman dan belajar dari kegagalan.

Menurutnya, ketiga bekal tersebut dapat membantu anak muda menghadapi tantangan dalam dunia kerja. (*)

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini