Mulai Akhir Januari 2026, Stasiun Jatake Sudah Layani Penumpang

Adi Subchan - 24 January 2026

Kaca Commuter Line pecah akibat lemparan batu di lintas Duri-Tangerang. KAI Commuter pastikan tidak ada korban. (Foto: iStockphoto/Ilustrasi)
Kaca Commuter Line pecah akibat lemparan batu di lintas Duri-Tangerang. KAI Commuter pastikan tidak ada korban. (Foto: iStockphoto/Ilustrasi)

PT KAI mematangkan operasional Stasiun Jatake untuk mempermudah mobilitas pekerja dan pelaku usaha menuju Jakarta.

Aktual Tangerang – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyiapkan Stasiun Jatake untuk mulai melayani penumpang akhir Januari 2026.

Stasiun ini berada di Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, di lintas Commuter Line Tanah Abang–Rangkasbitung.

Lintas ini menjadi koridor utama mobilitas masyarakat penyangga Jakarta menuju pusat aktivitas ekonomi.

Berdasarkan laporan BPS Kabupaten Tangerang, Januari 2026 jumlah penduduknya mencapai sekitar 3,46 juta jiwa.

Dari jumlah tersebut, 67,82 persen berusia produktif 15-59 tahun, menimbulkan mobilitas harian tinggi. Kawasan ini juga menjadi basis pekerja dan pelaku usaha lintas wilayah ke Jakarta.

IPM Kabupaten Tangerang tercatat 76,74 pada 2025, dengan TPT sebesar 5,94 persen. Angka ini menunjukkan pasar kerja aktif sekaligus kebutuhan transportasi publik efisien dan terjangkau.

Baca Juga :  Jelang Ramadan, Harga Daging Sapi di Tangsel Melonjak

Struktur ekonomi Kabupaten Tangerang sangat bergantung pada mobilitas komuter, dengan industri pengolahan 33,74 persen. Disusul konstruksi 16,36 persen dan perdagangan besar serta reparasi kendaraan 11,35 persen pada 2024.

PDRB per kapita tercatat Rp54,73 juta pada 2024, mencerminkan skala aktivitas ekonomi yang tinggi.

Kenaikan pengguna Commuter Line Tanah Abang–Rangkasbitung meningkat signifikan sejak 2018 hingga 2025. Jumlah penumpang melonjak dari 54,17 juta orang pada 2018 menjadi 77,55 juta sepanjang 2025.

Tren ini menunjukkan Commuter Line menjadi moda utama mobilitas ekonomi harian masyarakat penyangga Jakarta.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyatakan Stasiun Jatake mempermudah akses masyarakat.

“Stasiun Jatake mempercepat perjalanan warga Pagedangan menuju pusat aktivitas ekonomi Jakarta dengan biaya terjangkau,” kata Anne, Kamis (22/1/2026).

Ia menambahkan, stasiun baru ini diharapkan dapat mendukung kelancaran perdagangan dan produktivitas ekonomi di kawasan Tanah Abang.

Baca Juga :  9.766 Karyawan di Kabupaten Tangerang Di-PHK Selama 2025

Bagi pekerja formal, stasiun memperkuat opsi tinggal di hunian penyangga lebih terjangkau dari pusat Jakarta.

Kabupaten Tangerang memiliki luas 959,61 km² dengan 29 kecamatan, membutuhkan simpul transportasi yang efisien.

Stasiun Jatake dibangun melalui skema creative financing KAI dan PT Bumi Serpong Damai Tbk (Sinar Mas Land).

Stasiun ini mengadopsi konsep Transit Oriented Development (TOD) di lahan seluas 2.435 meter persegi.

Bangunan tiga lantai ini dirancang menampung hingga 20.000 penumpang per hari. Fasilitas parkir kendaraan roda dua, roda empat, dan sepeda telah disiapkan, termasuk lahan pengembangan 4.000 meter persegi.

Desain stasiun mengusung modern tropis, sirkulasi udara alami, dan pemanfaatan panel surya untuk efisiensi energi.

Saat ini, stasiun menjalani uji fungsi dan simulasi operasional bersama Kementerian Perhubungan.

“Stasiun Jatake mendukung jaringan Commuter Line dan meningkatkan efisiensi mobilitas masyarakat secara berkelanjutan,” pungkas Anne. ***

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini