Utang Pinjol Masyarakat Tembus Rp94,85 Triliun

Adi Subchan - 10 January 2026

OJK mencatat utang pinjol November 2025 mencapai Rp 94,85 triliun. TWP90 naik, namun masih di bawah batas aman. (Foto: Ist/Ilustrasi)
OJK mencatat utang pinjol November 2025 mencapai Rp 94,85 triliun. TWP90 naik, namun masih di bawah batas aman. (Foto: Ist/Ilustrasi)

OJK mencatat utang pinjol November 2025 mencapai Rp 94,85 triliun. TWP90 naik, namun masih di bawah batas aman.

Aktual Tangerang – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat utang pinjaman online masyarakat mencapai Rp94,85 triliun per November 2025.

Nilai tersebut meningkat dibandingkan Oktober 2025 yang tercatat sebesar Rp92,92 triliun.

Kepala Eksekutif PVML OJK Agusman menyebut pembiayaan pinjol tumbuh signifikan secara tahunan.

“Outstanding pembiayaan pinjaman daring tumbuh 25,45 persen secara year on year,” kata Agusman, Jumat (9/1/2026).

Agusman menegaskan tingkat risiko kredit pinjol masih berada dalam batas aman OJK.

“TWP90 berada di level 4,33 persen, masih di bawah ambang batas 5 persen,” ujarnya.

Meski aman, rasio tersebut meningkat dibandingkan Oktober 2025 yang sebesar 2,76 persen.

Baca Juga :  9.766 Karyawan di Kabupaten Tangerang Di-PHK Selama 2025

Angka itu juga lebih tinggi dibandingkan November 2024 yang tercatat 2,52 persen.

Secara umum, piutang pembiayaan industri PVML tumbuh 1,09 persen menjadi Rp506,82 triliun. Pertumbuhan tersebut ditopang pembiayaan modal kerja yang naik 8,99 persen secara tahunan.

Profil risiko perusahaan pembiayaan dinilai terjaga oleh OJK. NPF Gross tercatat 2,44 persen dan NPF Net berada di level 0,85 persen. Gearing ratio perusahaan pembiayaan tercatat 2,13 kali, jauh di bawah batas maksimal OJK.

Sementara itu, pembiayaan modal ventura tumbuh 1,20 persen menjadi Rp16,29 triliun.

Pada sektor pergadaian, penyaluran pembiayaan melonjak 42,88 persen secara tahunan. Total pembiayaan pergadaian mencapai Rp125,44 triliun pada November 2025.

Produk gadai mendominasi penyaluran pembiayaan dengan nilai Rp102,75 triliun.

Nilai tersebut setara 81,92 persen dari total pembiayaan industri pergadaian.

Baca Juga :  Baznas Banten Bidik Zakat Profesi Youtuber dan Influencer

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini