Permintaan Rumah Subsidi di Tangerang Terus Tumbuh

Adi Subchan - 29 October 2025

Pemkot Tangsel memberikan diskon PBB 2026 hingga 10 persen bagi warga yang membayar lebih awal. (Foto: Istimewa)
Pemkot Tangsel memberikan diskon PBB 2026 hingga 10 persen bagi warga yang membayar lebih awal. (Foto: Istimewa)

Permintaan rumah subsidi dan komersial di Tangerang meningkat. Serang dan Tangerang menjadi pusat pertumbuhan hunian baru.

Aktual Tangerang – Permintaan rumah subsidi dan komersial di Provinsi Banten, khususnya di Tangerang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Untuk rumah subsidi, permintaan tertinggi terjadi di Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang, dan Kota Serang.

Sementara itu, rumah komersial banyak diminati di Kota Tangerang dan Tangerang Selatan (Tangsel).

Menurut data Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PUPR, rumah subsidi dibangun dengan harga terjangkau. Masyarakat bisa membeli rumah subsidi melalui skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) konvensional maupun syariah.

Adapun rumah komersial ditujukan bagi masyarakat umum dengan penyesuaian harga, permintaan, dan spesifikasi.

Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Banten, Roni Adali, menyebut beberapa kawasan di Serang Raya memiliki potensi besar. Kawasan tersebut dinilai layak menjadi lokasi pengembangan hunian baru.

Baca Juga :  Jalan Tol Bikin Harga Rumah di Tangerang dan Depok Naik

Menurut Roni, Kota Serang kini menarik bagi pencari rumah di kawasan tengah Banten.

“Sebagai ibu kota Provinsi Banten, pertumbuhan ekonomi Kota Serang cukup baik dan jauh dari polusi industri,” ujarnya.

Ia menilai, kawasan dengan akses langsung ke jalan tol dan pusat kota mengalami peningkatan permintaan paling cepat.

“Kota Serang cukup baik untuk pertumbuhan rumah subsidi, selain Kabupaten Serang dan Kabupaten Tangerang,” katanya.

Roni menambahkan, wilayah yang terkoneksi dengan pusat kota seperti Taktakan dan Serang Timur memiliki prospek cerah.

Selain itu, area sekitar Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) diprediksi tumbuh pesat.

“Wilayah dekat pusat pemerintahan juga akan berkembang ke depan,” ucapnya.

Baca Juga :  Marak Tambang Emas Ilegal di Pandeglang, Diduga Milik Oknum Guru

Untuk Kabupaten Serang, kawasan dekat industri seperti Ciujung juga berpotensi menjadi area hunian baru. “Daerah industri seperti Ciujung dan sekitarnya akan ikut tumbuh,” ungkap Roni.

Ia menambahkan, rumah subsidi tumbuh pesat di Serang dan sekitarnya, sementara rumah komersial berkembang di Tangerang.

“Tangsel dan Kota Tangerang menjadi pusat rumah komersial karena ekonomi dan pasarnya kuat,” jelasnya.

Roni menegaskan, pengembang akan terus menyesuaikan strategi dengan potensi pasar di masing-masing wilayah.

“Setiap developer melihat pangsa pasar. Untuk rumah subsidi di Serang, sedangkan komersial kuat di Tangerang,” pungkasnya.

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini