Proyek trotoar Ciater Raya Tangsel senilai Rp7,1 miliar dikritik warga. Pemkot klarifikasi panjangnya 2,1 km dan dilengkapi fasilitas publik.
Aktual Tangerang – Revitalisasi trotoar di Jalan Ciater Raya, Tangerang Selatan, menuai sorotan publik dalam beberapa pekan terakhir.
Awalnya, proyek ini disebut hanya sepanjang satu kilometer dengan anggaran mencapai Rp7,1 miliar. Namun, kritik dari warga mendorong Pemkot Tangsel untuk memberikan klarifikasi.
Pemkot menyatakan bahwa panjang proyek sebenarnya 2,1 kilometer, dibagi menjadi dua segmen pekerjaan.
Kepala Bidang Drainase dan Pedestrian DSDABMBK Tangsel, Saflinawati, menjelaskan proyek ini melanjutkan pembangunan trotoar lama.
Trotoar sebelumnya dibangun pada 2002 dan 2016 menggunakan keramik yang kini sudah rapuh dan sulit ditemukan.
“Trotoar kini diganti dengan batu alam agar lebih kuat dan seragam,” jelas Saflinawati, Jumat (3/10/2025).
Revitalisasi juga mencakup perbaikan saluran drainase untuk mencegah genangan air saat hujan.
Fasilitas publik turut ditambahkan seperti guiding block, bangku, lampu taman, dan bollard.
“Fungsi trotoar tak hanya estetika, tapi juga mendukung kenyamanan dan aksesibilitas warga,” jelasnya.
Material batu alam dipilih karena lebih tahan lama dibanding keramik yang mudah pecah. Lebar trotoar bervariasi antara tiga hingga empat meter sepanjang jalur tersebut.
Proyek ini ditargetkan menciptakan ruang publik fungsional yang bertahan jangka panjang. “Trotoar ini milik bersama. Mari kita jaga kebersihan dan fasilitas yang tersedia,” ujar Saflinawati.
Sebelumnya, informasi awal yang simpang siur memicu kritik warga terkait transparansi proyek.











Leave a Reply