Ultah Sweet Seventeen Tangsel tanpa Pesta, Pemkot Gelar Kegiatan Sosial

Adi Subchan - 11 September 2025

Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mencatat kualitas udara terburuk di Indonesia pada Jumat pagi (12/9/2025). (Foto: Adi/Aktual Tangerang)
Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mencatat kualitas udara terburuk di Indonesia pada Jumat pagi (12/9/2025). (Foto: Adi/Aktual Tangerang)

Peringatan HUT ke-17 Kota Tangerang Selatan pada 26 November 2025 akan digelar tanpa pesta besar. Sesuai arahan Kemendagri, perayaan dialihkan ke kegiatan sosial dan penguatan Siskamling.

Aktual Tangerang – Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada 26 November 2025 dipastikan berlangsung tanpa kemeriahan.

Keputusan ini mengikuti arahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk meniadakan kegiatan yang berpotensi menimbulkan keramaian.

Arahan tersebut disampaikan Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Bahtiar Baharuddin, saat berkunjung ke Rumah Dinas Wali Kota Tangsel, Rabu (10/9/2025).

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan bahwa arahan dari Kemendagri berkaitan dengan upaya menjaga stabilitas pasca demonstrasi yang sempat terjadi. Salah satu poin utamanya adalah menghindari penyelenggaraan acara besar.

“Karena Tangsel akan merayakan ulang tahun, tadi disampaikan juga agar tidak ada pesta atau keramaian. Pak Dirjen meminta peringatan HUT ke-17 digelar tanpa kemeriahan,” kata Benyamin.

Sebagai gantinya, Pemkot Tangsel akan mengalihkan perayaan HUT ke kegiatan yang bersifat sosial seperti santunan, bantuan sosial, dan pasar murah.

“Kami memang sudah merencanakan hal tersebut. Tidak akan ada pesta besar,” ujarnya.

Baca juga:

Selama 16 tahun terakhir, peringatan HUT Kota Tangsel selalu diwarnai dengan acara meriah, termasuk konser musik dan malam inagurasi. Tahun ini menjadi yang pertama tanpa perayaan publik berskala besar.

Selain membahas peringatan HUT, Kemendagri juga memberikan 11 arahan lainnya kepada Pemkot Tangsel. Salah satunya adalah pengaktifan kembali sistem keamanan lingkungan atau Siskamling.

“Ini penting. Arahan dari Kemendagri juga mencakup penguatan keamanan wilayah melalui Siskamling. Kami akan aktifkan kembali hingga ke seluruh pelosok Tangsel,” jelas Benyamin.

Baca Juga :  Seleksi Duta Tangerang

Ia menambahkan, Siskamling juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Dulu tagline-nya ‘Jaga Tangsel’, yang kemudian di-breakdown menjadi ‘Warga Jaga Warga’. Itu akan terus kami hidupkan,” imbuhnya.

Pemkot akan menggandeng aparat kepolisian guna mengoptimalkan pelaksanaan Siskamling. Benyamin menyebut, situasi keamanan di Tangsel saat ini relatif kondusif dan mendapat apresiasi dari Kemendagri.

“Kapolres juga telah melaporkan penanganan unjuk rasa di Tangsel yang berjalan baik. Alhamdulillah, tidak ada aksi penjarahan fasilitas umum, hanya insiden kecil di rumah dua pejabat di Bintaro. Selebihnya aman,” pungkasnya.

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini