Pengangguran di Banten mencapai sekitar 650 ribu orang. Pemprov Banten menyebut lulusan SMK menjadi salah satu penyumbang terbesar.
Aktual Tangerang – Jumlah pengangguran di Provinsi Banten mencapai sekitar 650 ribu orang. Lulusan SMK disebut menjadi salah satu penyumbang terbesar.
Sekretaris Daerah Provinsi Banten Deden Apriandhi mengatakan, tingginya angka pengangguran menjadi persoalan yang perlu ditangani bersama.
“Ada beberapa indikator. Yang pertama memang perlu kami akui bahwa pengangguran itu disumbang justru terbesar dari lulusan SMK,” kata Deden di Cisoka, Kabupaten Tangerang, Rabu (23/9/2026).
Menurut Deden, Pemprov Banten bersama Polda Banten menggandeng Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Gyokai Indonesia Kompeten untuk membantu mengatasi persoalan pengangguran.
LPK tersebut telah bermitra dengan sekitar 200 perusahaan. Kemitraan itu diharapkan membuka lebih banyak kesempatan kerja bagi masyarakat Banten.
“Untuk sekarang yang tadi kerja sama kurang lebih 200 perusahaan. Dengan adanya program seperti ini, kita berharap ke depan bisa mengurangi pengangguran yang ada di Provinsi Banten,” ujarnya.
Pengangguran Dikaitkan dengan Kamtibmas
Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengatakan, tingginya angka pengangguran juga perlu menjadi perhatian karena dapat berimplikasi terhadap gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Dari data yang ada, tingkat pengangguran oleh karenanya dengan ada 6,7 persen dari jumlah penduduk yang ada di Provinsi Banten, tingkat pengangguran kurang lebih 650.000. Bilamana tingkat pengangguran tidak bisa kita kurangi, tentu akan berimplikasi terhadap gangguan kamtibmas,” tuturnya.
Hengki berharap program Poliran dapat membantu mengurangi angka pengangguran di Banten.
Menurutnya, penurunan angka pengangguran juga diharapkan dapat meminimalkan potensi gangguan kamtibmas dan tindak kriminal yang berkaitan dengan persoalan tersebut.
“Semoga program ini dapat mengentaskan, mengurangi, meminimalisir gangguan kamtibmas dengan mengurangi tingkat pengangguran,” ungkap Hengki. (*)











Leave a Reply