TMA Sungai Cisadane turun 40 sentimeter dari normal. Pemkot Tangerang mempercepat pengerukan sedimentasi untuk menjaga pasokan air bersih.
Aktual Tangerang – Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Cisadane, Kota Tangerang, turun 40 sentimeter dari batas normal. Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Kota Tangerang mempercepat langkah penanganan bersama BBWSC.
Pemkot Tangerang telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSC). Koordinasi dilakukan untuk mempercepat normalisasi dan pengerukan sedimentasi Sungai Cisadane.
Langkah itu ditempuh untuk menjaga ketersediaan air baku selama kemarau panjang. Pemkot Tangerang juga merespons keluhan masyarakat terkait kondisi dan distribusi air bersih.
Direktur Utama Perumda Tirta Benteng (TB) Doddy Effendy mengatakan pasokan air bersih masih aman.
“Meski masih aman untuk pasokan air bersih ke warga, namun dari temuan di lapangan akan segera ditindaklanjuti. Apalagi Wali Kota Sachrudin telah memberikan instruksi langsung,” ujarnya.
Perumda TB juga memetakan wilayah yang mengalami penurunan distribusi air bersih. Kondisi tersebut dipengaruhi penurunan kualitas air atau air keruh di sejumlah wilayah.
Tim Perumda TB telah diturunkan untuk menyisir wilayah pelanggan yang menyampaikan keluhan.
“Tim sudah kami turunkan untuk menyisir wilayah pelanggan yang menyampaikan keluhan. Kami terus melakukan penyesuaian teknologi dan langkah-langkah penanganan agar kualitas air yang didistribusikan kembali sesuai standar,” jelas Doddy.
Selain pengerukan sedimentasi, Pemkot Tangerang mengajak masyarakat menjaga kelestarian Sungai Cisadane. Masyarakat diimbau tidak membuang sampah sembarangan selama musim kemarau berlangsung. Warga juga diminta menggunakan air bersih secara bijak untuk menjaga ketersediaan pasokan.
Wali Kota Tangerang Sachrudin memastikan kondisi cadangan air baku masih aman. Menurut dia, pasokan dari Sungai Cisadane masih mencukupi kebutuhan masyarakat.
“Kondisi air saat ini terhitung aman. Diperkirakan kecukupan air dari Cisadane untuk dialirkan kepada masyarakat masih aman hingga satu bulan ke depan. Kami minta masyarakat tidak panik, karena pemerintah dan PDAM terus hadir memastikan pelayanan air bersih tetap berjalan,” ujar Sachrudin.
Pemerintah Kota Tangerang memastikan penanganan terus dilakukan untuk menjaga pelayanan air bersih bagi masyarakat. (*)








Leave a Reply