Permukaan Sungai Cisadane Turun 40 Sentimeter, Pemkot Tangerang Percepat Pengerukan

Adi Subchan - 13 September 2026

Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Cisadane turun 40 sentimeter dari normal. Pemkot Tangerang mempercepat pengerukan sedimentasi untuk menjaga pasokan air bersih. (Foto: Dok Pemkot Tangerang)
Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Cisadane turun 40 sentimeter dari normal. Pemkot Tangerang mempercepat pengerukan sedimentasi untuk menjaga pasokan air bersih. (Foto: Dok Pemkot Tangerang)

TMA Sungai Cisadane turun 40 sentimeter dari normal. Pemkot Tangerang mempercepat pengerukan sedimentasi untuk menjaga pasokan air bersih.

Aktual Tangerang – Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Cisadane, Kota Tangerang, turun 40 sentimeter dari batas normal. Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Kota Tangerang mempercepat langkah penanganan bersama BBWSC.

Pemkot Tangerang telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSC). Koordinasi dilakukan untuk mempercepat normalisasi dan pengerukan sedimentasi Sungai Cisadane.

Langkah itu ditempuh untuk menjaga ketersediaan air baku selama kemarau panjang. Pemkot Tangerang juga merespons keluhan masyarakat terkait kondisi dan distribusi air bersih.

Direktur Utama Perumda Tirta Benteng (TB) Doddy Effendy mengatakan pasokan air bersih masih aman.

“Meski masih aman untuk pasokan air bersih ke warga, namun dari temuan di lapangan akan segera ditindaklanjuti. Apalagi Wali Kota Sachrudin telah memberikan instruksi langsung,” ujarnya.

Perumda TB juga memetakan wilayah yang mengalami penurunan distribusi air bersih. Kondisi tersebut dipengaruhi penurunan kualitas air atau air keruh di sejumlah wilayah.

Baca Juga :  Korban Bullying, Siswa SMPN 19 Tangsel Terancam Lumpuh

Tim Perumda TB telah diturunkan untuk menyisir wilayah pelanggan yang menyampaikan keluhan.

“Tim sudah kami turunkan untuk menyisir wilayah pelanggan yang menyampaikan keluhan. Kami terus melakukan penyesuaian teknologi dan langkah-langkah penanganan agar kualitas air yang didistribusikan kembali sesuai standar,” jelas Doddy.

Selain pengerukan sedimentasi, Pemkot Tangerang mengajak masyarakat menjaga kelestarian Sungai Cisadane. Masyarakat diimbau tidak membuang sampah sembarangan selama musim kemarau berlangsung. Warga juga diminta menggunakan air bersih secara bijak untuk menjaga ketersediaan pasokan.

Wali Kota Tangerang Sachrudin memastikan kondisi cadangan air baku masih aman. Menurut dia, pasokan dari Sungai Cisadane masih mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Kondisi air saat ini terhitung aman. Diperkirakan kecukupan air dari Cisadane untuk dialirkan kepada masyarakat masih aman hingga satu bulan ke depan. Kami minta masyarakat tidak panik, karena pemerintah dan PDAM terus hadir memastikan pelayanan air bersih tetap berjalan,” ujar Sachrudin.

Pemerintah Kota Tangerang memastikan penanganan terus dilakukan untuk menjaga pelayanan air bersih bagi masyarakat. (*)

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Banten, Selasa 18 November 2025

Tag Terkait:

One response to “Permukaan Sungai Cisadane Turun 40 Sentimeter, Pemkot Tangerang Percepat Pengerukan”

  1. Satrio Avatar
    Satrio

    Jangan jadikan pendangkalan kali cisadane menjadi alasan air PAM Tirta Benteng keruh dan bau…. Dulu pernah kemarau panjang dan kali cisadane mengering pasokan air juga masih lancar dan bersih ketika masih dikelola sama PDAM Kabupaten Tangerang.

    Ini Perumda Tirta Benteng sebenernya punya alat untuk mengolah air aap tidak sih… Kami ini pelangan dan membayar tiap bulan tapi kita kplain tanpa tanggapan sudah sebulan lebih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini