“Bukan Kamis Biasa”
Oleh : Saat Mubarok, Lc
Kamis pekan ini, yang bertepatan dengan tanggal 5 Juni 2025 M, kalau dilihat durasi waktu dari shubuh sampai tenggelamnya matahari adalah Kamis terbaik sepanjang hari-hari di tahun ini.
Sungguh, Kamis ini bukan Kamis biasa. Kamis ini menyimpan sekian keutamaan. Inilah 9 alasan kenapa Kamis ini menjadi sangat luar biasa.
Pertama:
Termasuk 10 Hari Terbaik Dunia
Kamis tanggal 9 Dzulhijjah ini adalah satu dari 10 hari terbaik dunia. Rasulullullah bersabda, “Hari-hari terbaik dunia adalah 10 pertama di bulan Dzulhijjah”.
(Shohih Al Jami’)
Inilah 10 hari yang Allah sebut di surah Al Fajr ayat kedua. Wa layaalin ‘asyr “Demi hari-hari yang sepuluh”. Dan pada pada ayat ketiganya, Wasysyaf’i wal watr “Demi yang genap dan yang ganjil.” Di antara penafsiran makna yang ganjil itu adalah tanggal 9 nya, dan tahun ini jatuh pada hari Kamis pekan ini.
Kedua:
Amal Sholihnya lebih Allah Cintai
Simaklah dengan baik sabda Rasulullah berikut ini, “Tidak ada hari-hari dimana amalan sholih di dalamnya lebih dicintai Allah dari amalan di sepuluh hari pertama Dzulhijjah ini.” Mereka bertanya, “Tidak juga jihad?” Beliau menjawab, “Tidak juga jihad, kecuali seorang yang keluar menerjang bahaya dengan dirinya dan hartanya, sehingga tidak kembali membawa sesuatu pun.”
(HR. Muttafaq ‘alaih).
Amal sholih yang dilakukan pada 10 pertama Dzulhijjah menjadi amalan yang sangat Allah cintai. Dan Kamis ini menjadi salah satu hari yang amal sholihnya menjadi lebih afzhol dan lebih besar pahalanya, karena Allah sedang cinta-cintanya.
Ketiga:
Ada Wuquf di Arafah
Kamis ini, mereka yang sedang menunjukkan ketaatan kepada Allah (dengan ibadah haji), berkumpul di padang Arafah untuk melakukan wuquf, “Alhajju ‘Arafah”. Demkian sabda Rasulullah.
Dan di saat mereka wukuf di Arafah, Allah membanggakan mereka di depan para malaikat-Nya.
“Sungguh pada sore hari Arafah, Allah membanggakan mereka yang sedang wukuf kepada para malaikat-Nya, seraya berfirman, “Lihat, perhatikanlah mereka hamba-hamba-Ku.”
(HR. Ahmad)
Keempat:
Ada Puasa Arafah
Kamis ini memang beda. Ada ibadah dengan durasi sekitar 12 jam saja. Namum berhadiah kebaikan sepanjang 2 x 12 bulan; berupa penghapusan doa.
“Puasa Arafah dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan yang akan datang…”
(HR. Muslim)
Bukan hanya dosa 12 bulan yang lalu, bahkan 12 bulan mendatang. Betapa Allah sangat Maha Baik kepada hamba-Nya.
Kelima:
Hari Paling Banyak Jumlah hamba yang dibebaskan dari Neraka.
Benar adanya tiap malam di bulan Ramadhan ada Al ‘utaqoou minannaar, orang-orang yang dibebaskan dari daftar calon penghuni neraka. Namun ternyata Rasul mengabarkan hari terbanyak jumlah hamba yang dibebaskan dari neraka itu pada hari Arafah, dan itu di kamis ini.
مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللَّهُ فِيهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ وَإِنَّهُ لَيَدْنُو ثُمَّ يُبَاهِى بِهِمُ الْمَلاَئِكَةَ فَيَقُولُ مَا أَرَادَ هَؤُلاَءِ
“Tiada hari yang paling banyak Allah membebaskan hamba dari neraka ketimbang Hari Arofah. Dan sungguh Dia akan mendekat, kemudian membanggakan keutamaan mereka kepada para malaikat, seraya berfirman, “Apa yang mereka inginkan?”
(HR. Muslim)
Semoga kita, keluarga kita, orang tua yang telah mendahului kita, Allah bebaskan dari neraka. Menjadi Al ‘utaqoou minannaar.
Keenam:
Pintu-pintu Syurga dibuka.
Kamis ini, semua pintu syurga akan dibuka. Demikian sabda Rasulullah saw,
“ Dari Abu Hurairah ra, bahwa Nabi saw telah bersabda, “Dibuka pintu-pintu syurga pada hari Senin dan hari Kamis. Maka akan diampuni setiap hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan apapun. Kecuali seseorang yang antara dia dan saudaranya masih ada pertenggkaran. Maka dikatakan kepada orang tersebut, tunda dulu kedua orang itu sampai mereka berdua mau berdamai”.
(HR. Muslim)
Ini terjadi setiap pekannya Senin dan Kamis. Pesan intinya, perbagus hubungan dengan Allah, kuatkan tauhid di jiwa, jangan ada kemusyrikan. Perbaiki hubungan dengan manusia lain, jangan ada pertengkaran, berdamailah. Agar bonus pengampunan didapatkan.
Ketujuh:
Peluang pahala dua Puasa;
PUASA Kamis & PUASA Arafah.
Bersykurlah yang biasa melakukukan puasa Senin-Kamis. Minimal yang pekan ini juga puasa hari Senin dengan niat puasa Kamisnya juga. Kamis ini bertemu dengan puasa Arafah. Sehari berpuasa, dua jenis puasa terlaksana.
Delapan:
Hari Terbaik untuk BERDO’A
Doa adalah ibadah. Sangat baik dilakukan setiap hari, setiap waktu kita. Namun dalam setahun itu ada hari terbaik untuk memanjatkan doa.
خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ
“Sebaik-baik doa adalah doa di hari Arafah”
(HR At-Tirmidzi)
Maka Kamis ini, banyak-banyaklah berdoa. Doakan diri kita, keluarga kita, negeri ini, doakan semua yang sedang menjalankan rangkaian ibadah haji agar pulang ke negeri ini menjadi haji yang mabrur dan akan memberi pengaruh baik untuk negeri kita. Jangan lupa doakan saudara kita di Palestina.
Kesembilan :
Hari Pengokoh TAUHID
Ternyata dzikir terbaik, kalimat terbaik yang perlu diperbanyak pada hari arafah (kamis ini) adalah untaian kalimat mulia peneguh tauhid, penjauh kemusyrikan dan pujian kepada Allah.
أَفْضَلُ مَا قُلْتُ أَنَا وَ النَّبِيُّوْنَ عَشِيَّةَ عَرَفَةَ : لاَ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ ، لَهُ المُلْكُ وَ لَهُ الحَمْدُ ، وَ هُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْر
“Sebaik-baik apa yang Aku dan para Nabi sebelumku katakan pada hari Arafah adalah
“Laailaha illallah wahdahu laa syariikalah, Lahul mulku walahul hamdu wa huwa ala kulli syai’in Qadiir”
(HR. Tirmidzi, Ahmad).
Semoga Allah mudahkan kita semua mencintai kebaikan, karena cinta akan membuat langkah dan gerak menjadi ringan.
“Yaa Allah, kuminta cintamu, cintanya orang-orang yang mencintai diri-Mu,
cinta pada amalan yang membuat aku sampai pada cinta-Mu.
(HR. Tirmidzi)
Foto: AFP
Terus kunjungi website kita di AktualTangerang.com untuk lebih banyak lagi artikel seputar Tangerang Raya dan Nasional. Jangan lupa follow akun sosial media di Instagram dan Tiktok










Leave a Reply