Pemkab Tangerang memperkuat UMKM dan ekonomi kreatif berbasis RTH melalui bantuan peralatan dan pelatihan untuk menekan kemiskinan.
Aktual Tangerang – Pemkab Tangerang, Banten, memperkuat sektor UMKM dan ekonomi kreatif berbasis Ruang Terbuka Hijau (RTH). Langkah ini ditempuh sebagai upaya menekan angka kemiskinan daerah.
Penguatan dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor dan dukungan bantuan peralatan usaha. Program ini juga diarahkan untuk membuka lapangan kerja baru.
Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah menegaskan komitmen pemerintah daerah. Dukungan diberikan melalui pelatihan, pendampingan, hingga bantuan sarana usaha.
“Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen memberikan dukungan bagi pelaku ekonomi kreatif dan UMKM,” ujar Intan, Kamis (28/5/2026).
Ia menambahkan, dukungan mencakup pelatihan hingga bantuan peralatan usaha.
Menurut Intan, UMKM memiliki peran penting dalam penguatan ekonomi daerah. Sektor ini juga berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga.
“Pelaku UMKM menjadi penggerak ekonomi sekaligus pembuka lapangan kerja,” katanya.
Ia menegaskan dampaknya langsung dirasakan masyarakat.
Bantuan peralatan diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi pelaku usaha. Selain itu, kualitas produk dan akses pasar juga ditargetkan meningkat.
“Jadikan bantuan ini motivasi untuk naik kelas dan lebih berdaya saing,” ujarnya.
Intan juga menyoroti peran RTH di Kelurahan Tigaraksa. Kawasan tersebut diharapkan menjadi ruang aktivitas ekonomi kreatif.
RTH juga ditargetkan menjadi pusat interaksi dan promosi produk lokal. Masyarakat diminta menjaga kebersihan dan kerapian kawasan tersebut.
“RTH ini milik masyarakat dan harus dijaga bersama,” kata Intan.
Ia mengajak seluruh elemen memperkuat kolaborasi ekonomi kreatif.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Rd. Anna Ratna Maeamunah, menyatakan dukungan ini bagian dari komitmen pemerintah. Pembinaan dilakukan untuk menggali potensi usaha masyarakat.
Bantuan yang diberikan meliputi berbagai peralatan usaha. Di antaranya blender, kompor, tenda, hingga cup sealer.
“Program ini untuk meningkatkan daya saing dan membuka kemitraan usaha,” ujarnya.
kata Anna lagi, kegiatan ini mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis UMKM. (*)











Leave a Reply