Harga plastik di Tangerang naik hingga 70 persen akibat dampak global, pedagang kecil dan UMKM terdampak.
Aktual Tangerang – Harga plastik di Pasar Tradisional Curug, Kabupaten Tangerang, mengalami lonjakan signifikan. Kenaikan harga dipicu dampak konflik di kawasan Timur Tengah.
Lonjakan harga plastik mencapai 60 hingga 70 persen. Kondisi ini dikeluhkan para pedagang yang bergantung pada kemasan plastik.
Pantauan di lokasi, lapak pedagang plastik tampak sepi pembeli. Penurunan pembeli terjadi seiring kenaikan harga dalam beberapa waktu terakhir.
Pedagang plastik, Arwanto, mengatakan hampir semua jenis produk mengalami kenaikan.
“Semua jenis plastik naik harganya,” kata Arwanto, Jumat (10/4/2026).
Ia menyebut harga kantong plastik naik dari Rp10.000 menjadi Rp16.000. Sementara plastik merah naik dari Rp19.000 menjadi Rp26.000.
Arwanto juga menjelaskan kenaikan pada plastik kiloan. “Yang biasa saya jual Rp7.000, sekarang jadi Rp12.000,” ujarnya.
Ia mengaku omzet penjualan mengalami penurunan drastis. Hal itu disebabkan daya beli konsumen yang menurun.
“Konsumen kaget, yang mau beli jadi tidak jadi,” katanya.
Kenaikan harga juga berdampak pada pedagang kopi keliling. Salah satunya Soma yang mengaku kesulitan membeli kemasan.
Ia menyebut harga plastik memengaruhi modal usaha. “Sekarang saya beli plastik lebih sedikit sesuai modal,” ujar Soma.
Ia berupaya menjaga harga jual kopi tetap stabil. “Harga kopi tidak saya naikkan, pembelian plastik yang dikurangi,” katanya.
Soma berharap pemerintah dapat menstabilkan harga plastik. Menurutnya, kenaikan harga sangat memberatkan pelaku usaha kecil.
“Kalau harga kopi ikut naik, pelanggan bisa berkurang,” ujarnya. ***











Leave a Reply