Golkar Kota Tangerang Bidik 11 Kursi DPRD di Pemilu 2029

Adi Subchan - 13 July 2026

Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangerang periode 2025--2030, Sachrudin (Foto: Istimewa)
Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangerang periode 2025--2030, Sachrudin (Foto: Istimewa)

DPD Partai Golkar Kota Tangerang memperkuat konsolidasi kader melalui Dialog Pendidikan Politik dan menargetkan tambahan kursi pada pemilu mendatang.

Aktual Tangerang – DPD Partai Golkar Kota Tangerang menggelar Dialog Pendidikan Politik sebagai penguatan konsolidasi kader. Kegiatan digelar di Aula DPD Partai Golkar Kota Tangerang, Jumat, 10 Juli 2026.

Dialog mengusung tema “Meneguhkan Ideologi Perjuangan, Membumikan Doktrin Karya Kekaryaan Menuju Sukses Pembangunan Kota Tangerang.”

Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangerang, Sachrudin, mengatakan doktrin karya kekaryaan menekankan kreativitas dan kerja nyata.

Menurutnya, pembangunan harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan masyarakat.

“Inovasi dan kerja nyata menjadi kunci menghadapi berbagai tantangan pembangunan,” kata Sachrudin.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga kekompakan seluruh kader Partai Golkar.

“Golkar harus solid. Membangun kota dan bangsa harus dilakukan bersama-sama,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkot Tangerang Imbau Warga Stop Beri Uang Pengemis

Menurut Sachrudin, tidak ada keberhasilan yang dapat dicapai tanpa kebersamaan. “Golkar solid, Indonesia maju. Kalau ingin maju, kita harus bersatu,” ucapnya.

Menghadapi pemilu mendatang, Golkar Kota Tangerang menargetkan peningkatan jumlah kursi di DPRD.

Saat ini, Golkar memiliki sembilan kursi di DPRD Kota Tangerang. “Nambah kursi jadi sebelas. Semua partai tentu memiliki target yang sama,” katanya sambil tersenyum.

Sachrudin juga mengapresiasi hasil Musyawarah Kecamatan yang banyak melibatkan kader muda.

Ia menilai generasi muda memiliki semangat besar untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Menurutnya, kader senior tetap memiliki peran penting membimbing dan berbagi pengalaman.

“Orang tua pernah muda, tetapi anak muda belum pernah tua,” ujarnya. “Pengalaman harus menjadi bekal membimbing generasi penerus agar terus berkembang,” lanjut Sachrudin.

Baca Juga :  TPA Jatiwaringin Sudah Padam, Status Darurat Masih Berlaku

Ia menegaskan pengabdian kepada masyarakat tidak berhenti setelah memasuki masa pensiun.

“Pengabdian tidak dibatasi usia. Kebaikan harus terus dilakukan hingga akhir hayat,” pungkasnya. (*)

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini