Delapan Kader Golkar Berebut Kursi Ketua DPRD Kota Tangerang

Adi Subchan - 04 August 2026

Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangerang periode 2025--2030, Sachrudin (Foto: Istimewa)
Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangerang periode 2025--2030, Sachrudin (Foto: Istimewa)

Golkar Kota Tangerang mulai menyeleksi pengganti Ketua DPRD usai wafatnya Rusdi Alam. Tiga nama akan diajukan ke DPP Partai Golkar untuk diputuskan.

Aktual Tangerang – DPD Partai Golkar Kota Tangerang mulai memproses pergantian Ketua DPRD Kota Tangerang setelah wafatnya almarhum Rusdi Alam.

Proses suksesi dilakukan melalui mekanisme internal partai sebelum nama calon diajukan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangerang, Sachrudin, mengatakan calon Ketua DPRD akan dipilih dari delapan anggota Fraksi Partai Golkar yang saat ini duduk di DPRD Kota Tangerang.

“Penggantinya tentunya di antara anggota DPRD dari Partai Golkar, karena di sana ada putra-putra terbaik. Kami mengedepankan mekanisme internal, dan sekarang pembahasan sedang berjalan,” ujarnya, Selasa (4/8/2026).

Sachrudin menjelaskan, proses seleksi dilakukan secara bertahap. Dari delapan anggota Fraksi Golkar, nantinya akan disaring menjadi tiga nama yang dinilai memenuhi kriteria untuk memimpin DPRD Kota Tangerang.

Tiga nama tersebut selanjutnya akan diajukan kepada DPP Partai Golkar yang memiliki kewenangan menentukan calon Ketua DPRD Kota Tangerang.

Baca Juga :  Iti Jayabaya Kembali Pimpin Demokrat Banten Periode 2026-2031

Menurut Sachrudin, penilaian tidak didasarkan pada kedekatan politik, melainkan mempertimbangkan kapasitas, kapabilitas, senioritas, serta rekam jejak setiap kader.

“Di antara yang baik, tentu dicari yang paling baik. Kriterianya ada beberapa, termasuk kapasitas, kapabilitas, dan senioritas,” tegasnya.

Ia juga membantah anggapan bahwa proses pergantian berjalan lambat. Menurutnya, penundaan pembahasan dilakukan sebagai bentuk penghormatan atas wafatnya almarhum Rusdi Alam.

Namun, kata dia, proses suksesi kini dipercepat agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan yang dapat mengganggu jalannya fungsi legislasi di DPRD Kota Tangerang.

“Kemarin kita masih dalam suasana duka, jadi belum membicarakan soal penggantian. Namun, karena ini keharusan agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan terlalu lama yang bisa mengganggu kegiatan, maka prosesnya langsung kita jalankan secepatnya,” pungkasnya. (*)

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini