Waspada Penyebaran Virus Nipah! Apaan Lagi Nih?

Adi Subchan - 01 February 2026

Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang memperkuat fasilitas kesehatan untuk antisipasi virus Nipah meski belum ditemukan kasus. (Foto: iStockphoto/Ilustrasi)
Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang memperkuat fasilitas kesehatan untuk antisipasi virus Nipah meski belum ditemukan kasus. (Foto: iStockphoto/Ilustrasi)

Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang memperkuat fasilitas kesehatan untuk antisipasi virus Nipah meski belum ditemukan kasus.

Aktual Tangerang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mengantisipasi penyebaran virus Nipah dengan memperkuat fasilitas pelayanan kesehatan (faskes).

Langkah tersebut dilakukan menyusul informasi penyebaran virus tersebut di sejumlah negara Asia Tenggara (ASEAN).

Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, memastikan belum ada kasus virus Nipah di daerahnya.

Ia mengatakan belum ada pemberitahuan resmi terkait temuan virus Nipah dari Kementerian Kesehatan.

“Hingga kini belum ada temuan kasus virus itu di Kabupaten Tangerang,” kata Hendra, Sabtu (31/1/2026).

Meski demikian, Hendra menegaskan kesiapsiagaan tetap dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan penyebaran. “Kami tetap menyiapkan langkah kesiapsiagaan meskipun belum ada laporan kasus,” ujarnya.

Baca Juga :  Apa itu Super Flu? Ancaman Baru di Dunia Kesehatan

Penguatan dilakukan dengan menyiapkan faskes untuk penanganan pasien jika ditemukan kasus. Faskes didukung ketersediaan ruang isolasi serta tenaga medis berpengalaman.

Perawat yang sebelumnya menangani pandemi COVID-19 turut disiapkan menghadapi potensi wabah. “Rumah sakit kami siap, termasuk untuk penanganan flu burung maupun penyakit menular lainnya,” ujar Hendra.

Ia menyebut kesiapan tersebut merupakan bagian dari sistem kewaspadaan penyakit zoonosis. Hendra mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik menghadapi isu virus. Namun, masyarakat diminta tetap waspada dengan menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh.

“Lakukan olahraga teratur dan pola hidup sehat seperti upaya pencegahan COVID-19 dahulu,” katanya. ***

Baca Juga :  Mulai Februari, Guru dan Pelajar Tangerang Dilarang Gunakan HP

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini