TPPB NICE PIK 2 di PIK 2 resmi beroperasi, mendorong pertumbuhan ekonomi dan mendukung pameran internasional dengan pengawasan optimal dari Bea Cukai.
Aktual Tangerang – Tempat Penyelenggaraan Pameran Berikat (TPPB) di kawasan Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2 resmi beroperasi.
TPPB NICE PIK 2 mulai beroperasi pada Senin, 10 Februari 2026. Peresmian menandai pemanfaatan fasilitas kepabeanan untuk mendukung pameran internasional.
Fasilitas ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan dengan meningkatkan efisiensi dan daya saing.
Peresmian dihadiri Bea Cukai Tangerang, DJBC Banten, dan PT Industri Pameran Nusantara. Mereka bersama mengelola pengawasan dan fasilitas ini.
TPPB NICE PIK 2 memungkinkan kemudahan kepabeanan atas pemasukan barang pameran dari luar negeri. Hal ini membuat pameran lebih efisien.
Kepala Bea Cukai Tangerang, Indriya Karyadi, mengatakan TPPB ini mendukung fungsi fasilitasi perdagangan dan asistensi industri.
“Peresmian TPPB ini adalah langkah strategis mendukung industri pameran nasional,” kata Indriya Karyadi, Rabu (11/2/2026). “Kami akan pastikan pengawasan optimal,” sambungnya.
TPPB NICE PIK 2 diharapkan memberi kontribusi positif bagi perekonomian. Ini termasuk peningkatan devisa, pendapatan nasional, dan sektor terkait.
Industri pendukung seperti perhotelan, transportasi, dan UMKM di sekitar kawasan PIK 2 diperkirakan tumbuh pesat.
Direktur Utama PT Industri Pameran Nusantara, Yohanes Edmond Budiman, mengapresiasi dukungan Bea Cukai dalam operasional TPPB ini.
“Bea Cukai Banten memberi layanan prima sepanjang proses pengajuan hingga peresmian,” ujar Yohanes Edmond.
TPPB yang telah beroperasi menjadi cerminan peran Bea Cukai sebagai industrial assistance dan trade facilitator.
Peran ini meningkatkan efisiensi biaya industri dan membawa dampak positif bagi perekonomian lokal.
Dengan adanya TPPB NICE PIK 2, diharapkan Indonesia semakin berdaya saing dalam penyelenggaraan pameran internasional. ***









Leave a Reply