Dugaan perekaman diam-diam di kampus Untirta Serang memicu sorotan, mahasiswa desak kampus bertindak tegas lindungi korban.
Aktual Tangerang – Dugaan perekaman diam-diam di lingkungan kampus Universitas Tirtayasa (Untirta) memicu sorotan publik setelah viral di media sosial.
Peristiwa ini dinilai melampaui pelanggaran privasi dan mencerminkan lemahnya perlindungan di ruang akademik.
Terduga pelaku berinisial MZ, seorang mahasiswa di lingkungan kampus di Serang.
Mahasiswa Untirta, Fariz, menyebut kasus ini diduga telah berlangsung sejak Ramadan.
Ia mengungkapkan korban diduga berasal dari kalangan mahasiswa hingga dosen.
“Informasi yang beredar menunjukkan kejadian ini bukan sekali. Korbannya juga tidak sedikit,” ujar Fariz, Kamis (2/4/2026).
Fariz menilai peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi keamanan ruang kampus. Menurutnya, praktik ini termasuk bentuk kekerasan berbasis gender yang memanfaatkan teknologi.
“Ini bukan sekadar pelanggaran privasi, tetapi menyangkut rasa aman di lingkungan akademik,” tegasnya.
Ia menilai kampus seharusnya menjadi ruang aman, bukan tempat terjadinya eksploitasi. Fariz mendesak pihak kampus segera mengambil langkah cepat dan transparan.
Ia juga menekankan pentingnya keberpihakan terhadap korban dalam proses penanganan.
“Respons institusi harus tegas. Korban tidak boleh merasa sendirian atau diabaikan,” katanya.
Fariz menambahkan solidaritas mahasiswa penting, tetapi tidak menggantikan tanggung jawab institusi.
Menurutnya, kampus wajib menyediakan perlindungan, penegakan aturan, dan pendampingan korban.
“Tanpa tindakan tegas, kasus serupa berpotensi terus berulang dan meluas,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh pihak meningkatkan kewaspadaan kolektif di lingkungan kampus. Fariz menegaskan tanggung jawab utama tetap berada pada institusi pendidikan.
“Kampus harus benar-benar menjadi ruang aman bagi semua pihak,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kampus masih dalam upaya konfirmasi. ***









Leave a Reply