Tangsel Siapkan Rp50 Miliar Bebaskan Lahan TPA Cipeucang

Adi Subchan - 10 December 2025

Pemkot Tangsel siapkan Rp50 miliar untuk pembebasan lahan TPA Cipeucang. (Foto: AFP/Ilustrasi)
Pemkot Tangsel siapkan Rp50 miliar untuk pembebasan lahan TPA Cipeucang. (Foto: AFP/Ilustrasi)

Pemkot Tangsel siapkan Rp50 miliar untuk pembebasan lahan TPA Cipeucang. Warga terdampak banjir dan bau sampah menuntut penutupan dan perbaikan lingkungan.

Aktual Tangerang – Pemkot Tangerang Selatan menyiapkan anggaran sebesar Rp50 miliar untuk pembebasan lahan di sekitar TPA Cipeucang, Serpong.

Anggaran tersebut bersumber dari APBD Tangsel tahun berjalan.

Pembebasan dilakukan untuk menata kawasan yang terdampak aktivitas TPA.

Sekretaris DLH Tangsel, Hadi Widodo, menjelaskan proses pembebasan dilakukan bertahap.

“Total sementara mencapai Rp50 miliar dari APBD,” kata Hadi, Selasa (9/12/2025).

Ia menyebut perencanaan masih disusun, termasuk DPPT dan appraisal lahan.

Baca Juga :  Longsoran Sampah TPA Cipeucang Penyebab Banjir

Tahap awal pembebasan akan dimulai tahun ini sesuai kemampuan anggaran daerah. Tahap berikutnya direncanakan berjalan pada tahun 2026.

“Kami lakukan bertahap, skala kecil dulu, sisanya tahun depan,” ujar Hadi.

Luas lahan yang dibebaskan mencapai sekitar tiga hektare. Sebanyak 4.000 meter persegi ditargetkan mulai dikerjakan dalam waktu dekat.

Pembebasan meliputi dua RW dengan banyak kepala keluarga terdampak. “KK-nya banyak, jadi memang harus bertahap,” ucap Hadi.

Keluhan Warga

Warga sekitar mengeluhkan kondisi sampah yang terus menumpuk di TPA Cipeucang.

Keluhan memuncak saat banjir merendam rumah warga di dua RT dekat TPA. Sebanyak 12 kepala keluarga terdampak banjir akibat saluran yang tertutup sampah.

Baca Juga :  48.815 Warga Kabupaten Tangerang Idap Diabetes, 60 Orang Meninggal

Warga juga mengalami gangguan kesehatan akibat bau menyengat dari TPA. “Bau setiap hari, tidak berhenti. Pengerukan membuat lebih parah,” ujar warga bernama Agus.

Ia mengaku sering mengalami sesak dada akibat kondisi tersebut.

Warga menggelar aksi protes di Kantor UPT Cipeucang. Mereka membawa enam tuntutan kepada Pemkot Tangsel, yakni penutupan TPA Cipeucang, normalisasi saluran, dan perapihan sampah.

Warga juga meminta alat berat standby untuk penanganan saluran.

Tuntutan lain mencakup penanganan lindi, bau sampah, dan kompensasi kesehatan.

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini