Dinkes Kabupaten Tangerang mencatat 48.815 kasus diabetes sepanjang 2025. Sebanyak 60 pasien meninggal akibat komplikasi.
Aktual Tangerang – Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang mencatat selama tahun 2025 sebanyak 48.815 warga menderita diabetes melitus sepanjang 2025.
Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi menyebut 60 pasien meninggal akibat komplikasi.
Jumlah kasus pada 2025 meningkat dibanding tahun sebelumnya. Pada 2024 tercatat 48.321 kasus dengan 32 kematian.
Hendra menjelaskan sebagian besar penderita berusia di atas 40 tahun.
“Usia paling banyak terjangkit adalah di atas 40 tahun,” ujar Hendra, Senin (9/12/2025).
Ia mengatakan faktor keturunan dan pola hidup tidak sehat memicu peningkatan kasus.
“Kurang aktivitas dan konsumsi tinggi gula menjadi penyebab utama,” katanya.
Hendra menegaskan diabetes dapat memicu berbagai komplikasi berat. “Komplikasi yang sering terjadi adalah stroke dan serangan jantung,” jelasnya.
Ia menyebut kerusakan saraf mata dan luka sulit sembuh juga sering muncul.
“Banyak pasien mengalami gangguan mata dan luka kronis,” ujar Hendra.
Hendra mengimbau warga menerapkan pola hidup sehat secara konsisten. Ia meminta masyarakat rutin memeriksakan kadar gula darah.
“Kemenkes menyediakan layanan cek kesehatan gratis bagi masyarakat,” ucap Hendra.
Ia mendorong warga di atas 40 tahun memanfaatkan layanan tersebut.








Leave a Reply