Tangerang Dikepung Banjir, 50 Ribu Warga Mengungsi

Adi Subchan - 13 January 2026

Pemkot Tangerang dukung normalisasi Sungai Cirarab. Normalisasi diharapkan kurangi banjir Periuk dan lindungi warga. (Foto: Aktual Tangerang/Robby Kurniawan/Ilustrasi)
Pemkot Tangerang dukung normalisasi Sungai Cirarab. Normalisasi diharapkan kurangi banjir Periuk dan lindungi warga. (Foto: Aktual Tangerang/Robby Kurniawan/Ilustrasi)

Banjir besar melanda Tangerang akibat cuaca ekstrem. BPBD mencatat 50 ribu warga terdampak dan 1.000 mengungsi.

Aktual Tangerang – Cuaca ekstrem melanda Tangerang dan memicu banjir besar di sejumlah wilayah sejak awal pekan ini.

Bencana hidrometeorologi tersebut melumpuhkan aktivitas warga dan memaksa ribuan orang mengungsi dari rumahnya.

BPBD Kabupaten Tangerang mencatat dampak banjir meluas di enam kecamatan dengan ribuan rumah terendam. Enam kecamatan terdampak meliputi Kosambi, Teluknaga, Pakuhaji, Pasar Kemis, Mauk, dan Sepatan.

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Ahmad Taufik menyebut jumlah korban terdampak mencapai puluhan ribu jiwa.

“Data terakhir sekitar 10.000 kepala keluarga atau 45 sampai 50 ribu jiwa terdampak banjir,” kata Taufik, Selasa (13/1/2026).

Genangan air bervariasi antara 20 sentimeter hingga mencapai ketinggian 80 sentimeter di sejumlah titik.

Baca Juga :  Hingga 16 Januari Cuaca Ekstrem Hantui Wilayah Tangerang

BPBD mencatat sedikitnya 18 lokasi terendam dengan kondisi terparah berada di Kecamatan Kosambi.

Evakuasi warga difokuskan di Kosambi karena tingkat genangan dinilai membahayakan keselamatan. “Hingga saat ini sekitar 1.000 warga Kosambi telah mengungsi ke lokasi aman,” ujar Taufik.

Ia menambahkan, proses pendataan korban masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan. BPBD bersama instansi terkait terus berkoordinasi untuk mempercepat evakuasi dan distribusi bantuan.

Langkah penanganan meliputi evakuasi, pendataan korban, serta penyaluran logistik kebutuhan dasar.

BPBD juga mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan. Masyarakat diminta segera melapor jika terjadi kondisi darurat di lingkungan masing-masing.

“Kami selalu siaga membantu masyarakat melalui 14 pos damkar yang juga menangani bencana,” katanya.

BPBD memastikan seluruh personel dan peralatan dikerahkan untuk penanganan banjir secara optimal.

Baca Juga :  Akibat Cuaca Buruk, 58 Penerbangan di Bandara Soetta Ditunda

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini