Akibat Cuaca Buruk, 58 Penerbangan di Bandara Soetta Ditunda

Adi Subchan - 13 January 2026

Bandara Soekarno-Hatta batalkan 17 penerbangan rute Timur Tengah Minggu (1/3/2026). Penumpang diminta cek status maskapai resmi. (Foto: Istimewa)
Bandara Soekarno-Hatta batalkan 17 penerbangan rute Timur Tengah Minggu (1/3/2026). Penumpang diminta cek status maskapai resmi. (Foto: Istimewa)

Sebanyak 58 penerbangan domestik mengalami delay di Bandara Soekarno-Hatta akibat hujan deras sejak dini hari.

Aktual Tangerang – Sebanyak 58 penerbangan mengalami penundaan keberangkatan di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Senin (12/1/2026). Penundaan terjadi akibat hujan deras yang mengguyur kawasan bandara sejak dini hari.

Asisten Deputi Komunikasi dan Legal Bandara Soekarno-Hatta, Yudis Tiawan, menyatakan seluruh penerbangan terdampak merupakan rute domestik.

“Sebanyak 58 penerbangan mengalami delay sejak pukul 06.00 WIB hingga 11.00 WIB,” kata Yudis.

Ia menjelaskan durasi keterlambatan berbeda-beda sesuai maskapai dan tujuan penerbangan. “Lama penundaan berkisar antara 30 menit hingga dua jam,” ujarnya.

Cuaca buruk menjadi faktor utama terganggunya operasional penerbangan di bandara tersibuk di Indonesia itu. Hujan berintensitas tinggi juga memengaruhi proses pendaratan sejumlah pesawat.

Beberapa pesawat terpaksa berputar di udara menunggu kondisi aman untuk mendarat. Tingginya pergerakan penerbangan membuat sejumlah pesawat dialihkan ke bandara terdekat.

“Pesawat dialihkan ke Halim Perdanakusuma, Palembang, Pekanbaru, dan bandara terdekat lainnya,” ucap Yudis.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Tangerang Raya, Selasa 13 Januari 2026

Pengalihan penerbangan dilakukan demi menjaga keselamatan penumpang dan awak pesawat. Yudis memastikan tidak ada kendala teknis pada fasilitas Bandara Soekarno-Hatta.

“Landasan dan apron di Terminal 1, 2, dan 3 tidak mengalami genangan,” katanya.

Ia menegaskan operasional bandara tetap memenuhi standar keselamatan penerbangan.

34 Pesawat Dialihkan ke Bandara Lain

Sebanyak 12 pesawat gagal mendarat di Bandara Soekarno-Hatta akibat cuaca buruk, Senin siang. Selain itu, 34 penerbangan terpaksa dialihkan ke bandara lain atau divert.

General Manager AirNav Indonesia Jakarta ATSC, Widodo, mengatakan kondisi tersebut terjadi hingga pukul 14.15 WIB kemarin.

“Sampai pukul 14.15 WIB ada 12 pesawat gagal mendarat dan 34 penerbangan dialihkan,” kata Widodo.

Pesawat yang dialihkan mendarat di bandara terdekat dari Soekarno-Hatta. Bandara tujuan pengalihan antara lain Yogyakarta, Palembang, Solo, Semarang, dan Pangkalpinang.

Pengalihan juga dilakukan ke Bandara Lampung, Jambi, Batam, Pekanbaru, serta Halim Perdanakusuma.

Untuk penerbangan internasional, pengalihan dilakukan menuju Bandara Changi Singapura.

Satu pesawat tercatat melakukan return to base karena kondisi tidak memungkinkan mendarat. “Ke Palembang ada lima pesawat, Yogyakarta tiga pesawat, dan Lampung delapan pesawat,” ujarnya.

Baca Juga :  Tiga Desa di Pandeglang Terendam Banjir, Ratusan Warga Mengungsi

Ia menambahkan empat pesawat dialihkan ke Semarang dan tiga pesawat menuju Pangkalpinang.

“Ke Halim dua pesawat, Solo satu pesawat, Batam satu pesawat, dan Jambi dua pesawat,” kata Widodo.

Selama menunggu pendaratan, pilot diminta berputar di udara atau holding.

AirNav menerapkan delapan area holding di langit Jabodetabek secara berkala. Dalam satu waktu, 35 pesawat berputar hingga 30 menit menunggu izin mendarat.

“Kami menerapkan pre-departure clearance untuk mengatur kepadatan lalu lintas udara,” ujarnya.

Ia menyebut keberangkatan sempat dihentikan selama satu hingga dua jam. “Langkah itu kami lakukan demi keselamatan pesawat yang masih holding,” katanya.

Sebanyak 47 petugas pengatur lalu lintas udara dikerahkan mengatur penerbangan. Petugas ATC terus berkomunikasi dengan pilot secara bergantian.

“Alhamdulillah, pelayanan berjalan optimal dengan dukungan peralatan yang andal,” tutup Widodo.

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini