Sri Mulyani Buka Suara Usai Rumahnya Dijarah Massa di Bintaro

admin - 01 September 2025

image_2025-09-01_165118315

Sri Mulyani Buka Suara Usai Rumahnya Dijarah Massa di Bintaro

BINTARO – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati angkat bicara setelah rumah pribadinya di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, menjadi sasaran penjarahan oleh sekelompok massa pada Minggu dini hari, 31 Agustus 2025.

Melalui akun Instagram resminya, @smindrawati, Sri Mulyani menyampaikan ucapan terima kasih atas simpati, doa, dan dukungan moral yang diterimanya dari masyarakat. Ia menyebut insiden tersebut sebagai bagian dari risiko dalam perjuangan membangun bangsa.

“Membangun Indonesia bukan hal mudah. Ini adalah perjuangan penuh tantangan dan risiko,” tulis Sri Mulyani dalam unggahannya yang dikutip pada Senin, 1 September 2025.

Ia juga menyinggung bahwa para pendiri bangsa pun pernah mengalami tekanan serupa dalam perjuangan politik.

Sri Mulyani menegaskan bahwa sebagai pejabat negara, dirinya terikat sumpah untuk menjalankan konstitusi dan seluruh peraturan perundang-undangan.

“Ini bukan soal kepentingan pribadi. Setiap undang-undang disusun melalui proses yang melibatkan pemerintah, DPR, DPD, serta partisipasi publik secara terbuka,” ujarnya.

Sri Mulyani menegaskan bahwa ketidaksetujuan terhadap undang-undang (UU) seharusnya disalurkan melalui mekanisme hukum yang tersedia dalam sistem demokrasi Indonesia.

“Jika publik merasa hak konstitusionalnya dilanggar oleh sebuah UU, mekanisme yang tersedia adalah judicial review ke Mahkamah Konstitusi. Jika pelaksanaannya menyimpang, perkara bisa dibawa ke pengadilan hingga Mahkamah Agung,” ujarnya.

Sri Mulyani menekankan bahwa demokrasi Indonesia memang belum sempurna, namun harus terus diperbaiki melalui cara-cara yang beradab.

“Tugas kita adalah meningkatkan kualitas demokrasi secara beradab, bukan lewat anarki, intimidasi, atau represi,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, ia menekankan pentingnya integritas dalam menjalankan tugas negara.

“Negara harus dijalankan dengan amanah, kejujuran, integritas, profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas, serta bebas dari praktik korupsi,” kata Sri Mulyani. (adi)

Baca Juga :  Diplomat Indonesia di Lima Tewas Tertembak

Terus kunjungi website kita di AktualTangerang.com untuk lebih banyak lagi artikel seputar Tangerang Raya dan Nasional. Jangan lupa follow akun sosial media di Instagram dan Tiktok

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini