Hasilnya menunjukkan adanya bakteri yang mencemari makanan dan menyebabkan gejala keracunan pada siswa.
“Diduga ada bakteri E. coli. Terdeteksi di makanan dan juga di tangan,” jelas Pilar.
Untuk mencegah kasus serupa, pemerintah mewajibkan penggunaan air galon dalam proses pengolahan makanan MBG.
Pilar menyebut kebijakan itu mengacu pada arahan Kementerian Kesehatan dan Badan Gizi Nasional (BGN). “Sekarang air masak dan bilasan terakhir wajib pakai air galon, sesuai aturan dari pusat,” ujarnya.
Ia berharap kejadian ini menjadi pelajaran penting dalam pengawasan kualitas makanan program MBG di Tangsel.
Menurutnya, koordinasi antara Pemkot Tangsel dan BGN penting demi menjamin keamanan makanan bergizi untuk siswa.
“Kami perlu koordinasi dengan BGN. Ini program bersama untuk mendukung kebijakan Presiden,” tutup Pilar.









Leave a Reply