SPPG di Tangsel Wajib Punya Sertifikat Higienis

Adi Subchan - 01 October 2025

BGN Kabupaten Tangerang mengakui koordinasi dan penyampaian informasi Program Makan Bergizi Gratis masih terkendala sarana pendukung. (Foto: ANTARA/Ilustrasi)
BGN Kabupaten Tangerang mengakui koordinasi dan penyampaian informasi Program Makan Bergizi Gratis masih terkendala sarana pendukung. (Foto: ANTARA/Ilustrasi)

Ia berharap pengecekan dilakukan secara rutin dan acak, baik mingguan maupun bulanan, agar kasus keracunan tidak terulang.

Siswa SD Keracunan MBG

Diberitakan sebelumnya, Pemkot Tangsel menemukan dugaan kasus keracunan akibat makanan bergizi gratis (MBG) pada siswa SD di Kecamatan Setu.

Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, membenarkan kejadian tersebut dan menyebut layanan SPPG sementara waktu telah ditutup.

“Ada kejadian di Setu, tepatnya di Babakan. Saat ini, SPPG-nya sedang ditutup,” ujar Pilar, Senin (29/9/2025).

Baca Juga :  60 SPPG di Kabupaten Tangerang Belum Kantongi SLHS

Dia mengaku tidak mengingat pasti jumlah siswa yang mengalami gejala keracunan akibat Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia hanya menyebut peristiwa tersebut terjadi pada September 2025, namun tanggal pastinya belum dipastikan.

“Lumayan jumlahnya. Tapi saya lupa pastinya. Yang jelas kejadiannya masih bulan ini,” katanya.

Sejumlah siswa dilaporkan mengalami gejala mual usai mengonsumsi makanan dari program MBG tersebut.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Tangsel melakukan pemeriksaan dan menemukan dugaan pencemaran pada air yang digunakan memasak.

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini