Aktual Tangerang – Seorang sopir truk bernama Ahmad (25) menjadi korban pengeroyokan dan penusukan oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK) di Jalan Pemda Tigaraksa, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Peristiwa pada Sabtu dini hari itu diduga dipicu penolakan korban saat diminta memberikan tumpangan.
Akibat serangan tersebut, Ahmad mengalami luka lebam dan luka tusuk senjata tajam. Korban kemudian dilarikan ke RSUD Balaraja untuk mendapatkan penanganan medis.
Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Septa Badoyo membenarkan adanya laporan dugaan tindak pidana tersebut. Polisi kini menyelidiki kasus itu untuk mengidentifikasi dan memburu para pelaku.
“Sudah ada laporannya, sedang kita lakukan penyelidikan terhadap pelakunya,” kata Septa, Selasa (13/10/2026).
Kronologi Kejadian
Sementara itu, Kasi Humas Polresta Tangerang Ipda Tri Leksono menjelaskan kronologi kejadian tersebut. Peristiwa bermula ketika Ahmad mengemudikan truk dari wilayah Cikupa menuju Kabupaten Lebak.
Saat melintas di Jalan Pemda Tigaraksa, empat orang tak dikenal meminta ikut menumpang. Namun, Ahmad menolak permintaan tersebut.
Penolakan itu kemudian memicu aksi pelemparan batu ke arah truk yang dikemudikan korban. Ahmad lantas menghentikan kendaraannya setelah truknya dilempari batu.
Namun, situasi justru semakin memburuk. Sejumlah orang lainnya keluar dari semak-semak di sisi kiri truk dan menyerang Ahmad secara beramai-ramai.
“Mobilnya dilempar batu, lalu sopir berhenti. Tiba-tiba keluar banyak orang dari semak-semak sebelah kiri mobil. Langsung terjadi aksi pengeroyokan tersebut,” kata Tri.
Akibat pengeroyokan dan penusukan tersebut, Ahmad mengalami sejumlah luka lebam dan luka tusuk. Berdasarkan laporan yang diterima kepolisian, korban selanjutnya dibawa ke RSUD Balaraja untuk menjalani perawatan medis.
Hingga Selasa (13/10/2026), polisi masih menyelidiki kasus tersebut dan mengejar para pelaku. Kepolisian juga berupaya mengungkap identitas kelompok yang diduga terlibat dalam pengeroyokan dan penusukan itu. (*)







Leave a Reply