Tabrakan beruntun di Jalan Letnan Sutopo Serpong diduga dipicu cekcok pasangan. Polisi pastikan tidak ada korban dan unsur ugal-ugalan.
Aktual Tangerang – Tabrakan beruntun terjadi di Jalan Letnan Sutopo, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (1/1/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.30 WIB saat arus lalu lintas relatif lengang.
Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Danny Trisespianto Arief Sutarman menjelaskan penyebab kecelakaan diduga karena cekcok sepasang kekasih.
Karena tak konsentrasi, AM yang mengendarai Grand Livina menabrak kendaraan di depannya saat berhenti di lampu merah.
“Menjelang lampu merah terjadi perselisihan antara pengemudi dengan pasangannya di dalam kendaraan,” kata Danny, Jumat (2/1/2026).
Danny menyebut perselisihan tersebut membuat pengemudi kehilangan konsentrasi sesaat.
“Pengemudi tidak fokus sehingga tidak menyadari adanya antrean kendaraan di depannya,” ujarnya.
Benturan beruntun pun tak terhindarkan dan melibatkan lima kendaraan dari arah belakang.
Kendaraan yang terlibat yakni Nissan Grand Livina, Toyota Rush, Daihatsu Sigra, serta dua unit Mitsubishi Pajero.
“Bentuknya karambol dari belakang saat lampu lalu lintas menyala merah,” kata Danny.
Polisi memastikan tidak ditemukan unsur ugal-ugalan dalam peristiwa tersebut. “Hasil rekaman CCTV menunjukkan kendaraan melaju normal sebelum kejadian,” jelasnya.
Petugas juga melakukan tes urin terhadap pengemudi AM dengan hasil negatif narkoba.
“Kami lakukan tes urin dan hasilnya negatif narkoba,” ujar Danny.
Pemeriksaan kadar alkohol pengemudi menunjukkan angka masih dalam batas wajar. “Kadar alkohol 0,72 miligram per liter dan masih tergolong normal,” kata Danny.
Ia menjelaskan kadar tersebut bisa berasal dari makanan fermentasi sehari-hari.
Meski melibatkan banyak kendaraan, tidak ada korban jiwa maupun luka. Kerusakan hanya terjadi pada bagian depan dan belakang kendaraan.
Mobil Nissan Grand Livina mengalami kerusakan paling parah dalam kejadian tersebut.
Terkait tanggung jawab, seluruh pihak sepakat menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.
“Sekitar pukul 03.00 WIB sudah tercapai perdamaian antar pihak,” ujar Danny.
Pengemudi AM bersedia mengganti seluruh kerugian kendaraan lain yang terlibat.
Seluruh kendaraan kini telah masuk bengkel sesuai kesepakatan bersama. Penggantian kerugian dilakukan berdasarkan invoice dari masing-masing bengkel.
Polisi memperkirakan total kerugian materi berada di bawah Rp50 juta.








Leave a Reply