Sekolah Rakyat di Tangerang Belum Dibangun, Masih Tahap Perencanaan

Adi Subchan - 16 April 2026

Menteri Sosial (Mensos) Syaifullah Yusuf (paling kanan) hadir di acara Pelatihan Teknis Pengelolaan Perpustakaan Tingkat Lanjut Bagi Pengelola Perpustakaan Sekolah Rakyat Batch 3 Tahun 2026 di Novotel BSD City, Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (15/4/2026). (Foto: Dok Kemensos)
Menteri Sosial (Mensos) Syaifullah Yusuf (paling kanan) hadir di acara Pelatihan Teknis Pengelolaan Perpustakaan Tingkat Lanjut Bagi Pengelola Perpustakaan Sekolah Rakyat Batch 3 Tahun 2026 di Novotel BSD City, Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (15/4/2026). (Foto: Dok Kemensos)

Mensos Saifullah Yusuf memastikan pembangunan Sekolah Rakyat di Tangerang masih tahap administrasi dan perencanaan.

Aktual Tangerang – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf memastikan pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Tangerang masih tahap perencanaan.

Proses saat ini difokuskan pada penyelesaian administrasi dan dokumen pendukung.

“Pembangunan masih perencanaan, kami tuntaskan administrasi terlebih dahulu,” ujar Mensos di Serpong, Rabu (15/4/2026).

Ia menjelaskan Sekolah Rakyat akan dibangun sebagai fasilitas permanen. Lokasi pembangunan berada di lahan milik Kementerian Hukum. Karena itu, seluruh proses masih menunggu kelengkapan dokumen resmi.

“Itu akan menjadi sekolah permanen, kita tunggu berkasnya selesai,” katanya.

Baca Juga :  Keren! Pelajar Tangerang Ciptakan Alat Pendeteksi Racun di MBG

Untuk pembangunan fisik, pemerintah menunjuk Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sebagai pelaksana. Kementerian Sosial (Kemensos) hanya berperan memastikan kelengkapan administrasi.

“Pembangunan dilakukan Kementerian PU sesuai bidangnya,” kata Saifullah Yusuf.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Tangerang, Yeti Rohaeti, menjelaskan lokasi proyek. Ia menyebut lahan seluas 6,3 hektare berada di kawasan aset Kementerian Hukum. Lokasi tersebut berada di sekitar kawasan Balekota Tangerang.

Pembangunan Sekolah Rakyat menjadi bagian program strategis nasional. Program ini bertujuan memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

“Berbagai persiapan administrasi sudah kami lakukan,” ujar Yeti.

Persiapan mencakup sertifikasi aset, perizinan, hingga dokumen lingkungan.

Dokumen AMDAL akan segera diproses pada anggaran perubahan tahun ini.

“Kami bergerak cepat menindaklanjuti rencana pembangunan ini,” katanya. ***

Baca Juga :  Pelajar Tewas Jatuh dari Flyover Green Lake

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini