Ratusan Siswa Tangsel Gelar Demo, Tuntut Usut Kasus Child Grooming

Adi Subchan - 18 May 2026

Ratusan siswa SMK swasta di Tangerang Selatan menggelar aksi demonstrasi terkait dugaan child grooming di lingkungan sekolah.
Ratusan siswa SMK swasta di Tangerang Selatan menggelar aksi demonstrasi terkait dugaan child grooming di lingkungan sekolah.

Ratusan siswa SMK swasta di Tangerang Selatan menggelar aksi demonstrasi terkait dugaan child grooming di lingkungan sekolah.

Aktual Tangerang – Ratusan siswa SMK swasta di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar aksi demonstrasi, Senin (18/5/2026).

Mereka melakukan aksi unjuk rasa di lapangan basket sekolah sejak pagi hari.

Demonstrasi dipicu dugaan kasus child grooming yang viral diperbincangkan publik.

Sejumlah siswa membawa poster dan membentangkan spanduk berisi tuntutan kepada pihak sekolah.

“Bersihkan predator di sekolah ini,” tulis salah satu spanduk aksi.

Para peserta aksi berasal dari berbagai tingkatan kelas di sekolah tersebut. Mereka meminta pihak sekolah bersikap terbuka terkait dugaan kasus tersebut.

Baca Juga :  Kepsek SMK Pamulang Terduga Pelaku Child Grooming Diperiksa Polisi

Suasana aksi berlangsung tertib meski diwarnai sorakan dari peserta demonstrasi. Beberapa siswa berdiri mengelilingi lapangan sambil menyampaikan aspirasi menggunakan pengeras suara.

Perwakilan guru dan manajemen sekolah tampak berdialog langsung dengan massa aksi. Salah satu siswa meminta keadilan bagi korban dugaan tindakan tidak pantas tersebut.

“Kami menuntut keadilan untuk teman kami,” ujar seorang siswa saat berorasi.

“Kasus seperti ini tidak boleh terulang lagi,” lanjut siswa lainnya.

Para siswa juga meminta sekolah menjamin keamanan pelapor dan korban. Mereka berharap pihak sekolah mengambil langkah tegas terhadap dugaan pelanggaran tersebut.

Sementara itu, pihak sekolah menyatakan mendukung siswa yang ingin menyampaikan laporan.

“Kami berada di sisi siswa dan menjamin keamanan mereka,” ujar perwakilan sekolah.

Baca Juga :  Apa Itu Child Grooming? Ini Penjelasan dan Bahayanya

Sekolah juga membantah adanya intimidasi terhadap siswa yang menyampaikan kesaksian. “Kami tidak mengintimidasi dan akan bertindak sesuai prosedur,” kata perwakilan sekolah.

Hingga pukul 11.27 WIB, aksi demonstrasi masih berlangsung di lingkungan sekolah.

Sejumlah siswa masih menyampaikan tuntutan dan kesaksian kepada pihak sekolah. ***

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini