PKS Cilegon Desak Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Anak Kadernya

Adi Subchan - 18 December 2025

Polisi melakukan olah TKP di kediaman anggota Dewan Pakar PKS Kota Cilegon, Maman Suherman, untuk menyelidiki kasus dugaan pembunuhan yang mengakibatkan anak berusia sembilan tahun tewas dengan 14 luka tusukan di tubuhnya. (Foto: Dok Polres Cilegon)
Polisi melakukan olah TKP di kediaman anggota Dewan Pakar PKS Kota Cilegon, Maman Suherman, untuk menyelidiki kasus dugaan pembunuhan yang mengakibatkan anak berusia sembilan tahun tewas dengan 14 luka tusukan di tubuhnya. (Foto: Dok Polres Cilegon)

Ketua DPD PKS Cilegon Fery Budiman mendesak polisi segera menangkap pelaku pembunuhan anak berusia sembilan tahun.

Aktual Tangerang – Ketua DPD PKS Kota Cilegon Fery Budiman mendesak kepolisian segera menangkap pelaku pembunuhan MAHM (9).

Korban merupakan putra bungsu anggota Dewan Pakar PKS Kota Cilegon, Maman Suherman.

MAHM ditemukan bersimbah darah dengan luka tusukan di dalam rumah, Selasa (16/12/2025) siang.

“Kami berharap aparat segera menangkap pelaku dan mengusut kasus ini hingga tuntas,” kata Fery, Kamis (18/12/2025).

Fery menegaskan pelaku harus dijerat hukuman sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Menurut Fery, peristiwa tersebut menjadi musibah besar bagi keluarga korban.

Baca Juga :  Tak Ada Barang yang Hilang dalam Kasus Pembunuhan di Cilegon

Ia menilai kejadian ini juga menimbulkan rasa khawatir dan ketidakamanan di tengah masyarakat Cilegon.

“Kami mengecam keras tindakan kejahatan dan kekejian yang dilakukan pelaku,” ujar Fery.

PKS Cilegon menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya MAHM. “Kami mendoakan keluarga almarhum diberi kesabaran dan ketabahan,” ucap Fery.

Ia juga berharap aparat kepolisian segera menuntaskan penyelidikan kasus tersebut.

“Pelaku harus ditangkap dan diadili sesuai hukum,” katanya.

Kronologi Penemuan Korban

MAHM, pelajar kelas IV sekolah dasar di Kota Cilegon, ditemukan meninggal dunia di rumahnya di BBS III, Kelurahan Ciwaduk. Kejadian pertama kali diketahui sekitar pukul 14.20 WIB.

Ayah korban, Maman Suherman, menerima telepon darurat dari anak keduanya berinisial D.

Anaknya itu berteriak meminta pertolongan saat berada di rumah bersama korban. Maman langsung meninggalkan tempat kerjanya menuju rumah korban.

Baca Juga :  Kasus Tewasnya Anak Politisi PKS, Polisi Periksa Delapan Saksi

Setibanya di lokasi, korban ditemukan tergeletak tengkurap di kamar tidur. Tubuhnya bersimbah darah akibat luka tusukan.

Korban kemudian dilarikan ke RS Bethsaida Kota Cilegon menggunakan kendaraan pribadi.

Setelah mendapatkan penanganan medis, korban dinyatakan meninggal dunia.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban mengalami 14 luka tusukan senjata tajam.

Sekitar pukul 15.00 WIB, pihak keluarga melaporkan kejadian ke kepolisian. Petugas Polres Cilegon mendatangi lokasi pada pukul 15.20 WIB.

Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan saksi.

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini