Pencurian di Tangerang terekam CCTV saat rumah kosong. Pelaku membawa kabur emas senilai Rp100 juta dan masih diburu polisi.
Aktual Tangerang – Sebuah rumah di Cluster Graha Rahmania, Sudimara Pinang, Kota Tangerang, dibobol maling, Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 07.18 WIB.
Adik pemilik rumah, Idris (25), menyebut semua anggota keluarga sedang berada di luar.
“Semua keluar beli sarapan, jumlahnya sekitar tujuh sampai delapan orang,” ujarnya.
Pelaku datang seorang diri menggunakan sepeda motor jenis Yamaha Nmax hitam tanpa pelat nomor. Kendaraan itu diparkirkan di depan rumah sebelum melancarkan aksinya.
Pelaku masuk dengan cara merusak jendela menggunakan obeng. “Tralis jendela dibuka pakai obeng,” kata Idris.
Pelaku diduga berada di dalam rumah sekitar satu jam. Selama beraksi, pelaku tetap mengenakan helm untuk menyamarkan identitas.
Sekitar pukul 08.00 WIB, pemilik rumah pulang dan merasa curiga.
Kecurigaan muncul setelah melihat pria tak dikenal melalui CCTV ponsel. Korban memergoki pelaku saat hendak kabur.
Sempat terjadi tarik-menarik tas antara pelaku dan keluarga korban. “Abang ipar saya sempat tarik tas, pelaku kabur, tapi tas berhasil direbut,” ujar Idris.
Tas tersebut berisi laptop, lima ponsel, tablet, jam tangan, dan uang tunai. Namun, pelaku berhasil membawa kabur perhiasan emas.
Kerugian diperkirakan mencapai Rp100 juta. Perhiasan yang hilang meliputi kalung, liontin, cincin, gelang, dan anting.
Pelaku juga membawa kunci motor milik korban. “Motornya masih ada, tapi kuncinya dibawa pelaku,” kata Idris.
Meski sempat berhadapan langsung, pelaku tidak berhasil ditangkap. Pelaku berhasil kabur dan tidak bisa terkejar.
Kapolsek Pinang, Iptu Adityo Wijanarko, membenarkan laporan kejadian tersebut.
“Laporan kehilangan emas sudah diterima dan masih diselidiki,” katanya.
Polisi kini terus mendalami kasus untuk mengungkap pelaku. Penyelidikan juga dilakukan guna memastikan total kerugian korban.
Polisi mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi kejahatan serupa. (Robby Kurniawan)








Leave a Reply