Pemkot Tangsel Sediakan 36 Pos Lansia untuk Warga

Adi Subchan - 09 August 2026

Pemkot Tangsel memiliki 36 Pos Lansia untuk menjaga warga senior tetap sehat, aktif, mandiri, dan terlibat dalam kegiatan sosial. (Foto: Dok Pemkot Tangsel)
Pemkot Tangsel memiliki 36 Pos Lansia untuk menjaga warga senior tetap sehat, aktif, mandiri, dan terlibat dalam kegiatan sosial. (Foto: Dok Pemkot Tangsel)

Pemkot Tangsel memiliki 36 Pos Lansia untuk menjaga warga senior tetap sehat, aktif, mandiri, dan terlibat dalam kegiatan sosial.

Aktual Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memiliki 36 Pos Lansia yang tersebar di sejumlah wilayah.

Keberadaan Pos Lansia ditujukan untuk menjaga warga lanjut usia tetap sehat, aktif, dan mandiri.

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, Pos Lansia tidak hanya berfungsi sebagai tempat pemeriksaan kesehatan.

Menurutnya, Pos Lansia juga menjadi ruang bagi warga senior untuk beraktivitas dan bersosialisasi.

“Pos Lansia kita arahkan menjadi tempat yang membuat para lansia tetap bergerak, berkegiatan, dan berinteraksi,” kata Benyamin, Minggu (9/8/2026).

Ia menegaskan, pelayanan Pos Lansia harus mengutamakan upaya pencegahan sebelum gangguan kesehatan muncul.

“Jadi bukan hanya datang ketika sakit, tetapi juga menjaga kesehatan sebelum muncul masalah,” ujarnya.

Melalui Pos Lansia, masyarakat memperoleh sejumlah layanan kesehatan dan kegiatan pemberdayaan.

Layanan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan berkala, pemantauan kondisi kesehatan, serta edukasi pola hidup sehat.

Para lansia juga mengikuti senam dan berbagai kegiatan sosial di lingkungan tempat tinggalnya.

Benyamin menilai pelayanan tersebut penting untuk menjaga kualitas hidup masyarakat lanjut usia. Hal itu semakin diperlukan seiring meningkatnya angka harapan hidup masyarakat.

“Semakin banyak warga kita yang memasuki usia lanjut, maka pelayanan juga harus semakin dekat dan mudah dijangkau,” katanya.

Pemkot Tangsel, lanjut Benyamin, ingin para lansia tetap sehat dan memiliki aktivitas positif. “Kita ingin mereka tetap sehat, punya aktivitas, dan merasa menjadi bagian dari lingkungan,” ujarnya.

Baca Juga :  Klarifikasi BRIN Soal Penutupan Jalan Serpong-Parung

Tersebar di Sejumlah Wilayah Tangsel

Sebanyak 36 Pos Lansia tersebut tersebar di berbagai kelurahan di Kota Tangsel. Pos Lansia berada di Pondok Jagung, Serpong, Rawa Mekar Jaya, Pisangan, Pamulang, dan Setu.

Lokasi lainnya terdapat di Rawabuntu, Sawah Baru, Pondok Ranji, Pondok Cabe Ilir, Ciater, dan Pamulang Timur.

Selanjutnya, Pos Lansia berada di Jombang, Serpong Utara, Pondok Betung, Pakualam, Ciputat Timur, dan Cireundeu.

Pos Lansia juga terdapat di Keranggan, Rengas, Pondok Benda, Bakti Jaya, Kedaung, dan Jurangmangu.

Lokasi berikutnya meliputi Pondok Aren, Bambu Apus, Lengkong Wetan, dan Pondok Kacang Timur.

Sementara itu, Pos Lansia lainnya berada di Pondok Pucung, Benda Baru, Kampung Sawah, dan Lengkong Karya.

Dua lokasi lainnya berada di Ciputat dan Situ Gintung. Pos Lansia juga tersedia di Pondok Karya dan Parigi.

Kapasitas Kader Terus Diperkuat

Pemkot Tangsel turut meningkatkan kapasitas kader dan tenaga kesehatan pendamping Pos Lansia. Penguatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan pemberdayaan warga lanjut usia.

Benyamin menilai kader memiliki peran penting karena berinteraksi langsung dengan masyarakat.

“Peran kader sangat penting karena mereka yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Pemkot Tangsel Dukung Proyek Pengelolaan Sampah Regional Konsep 109

Pemkot Tangsel berharap pelayanan Pos Lansia semakin optimal dan manfaatnya dirasakan masyarakat.

“Kita ingin pelayanan di Pos Lansia terus meningkat sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan warga,” ujar Benyamin.

Menurutnya, kegiatan Pos Lansia juga membantu warga senior mempertahankan aktivitas sosial. Aktivitas tersebut dapat dilakukan sesuai kemampuan dan kondisi masing-masing lansia. “Lansia tetap bisa beraktivitas sesuai kemampuan masing-masing,” kata Benyamin.

Ia menekankan pentingnya kesehatan, aktivitas, interaksi sosial, serta perhatian lingkungan bagi warga lanjut usia.

“Yang penting mereka sehat, aktif, punya teman untuk berinteraksi, dan tetap mendapatkan perhatian dari lingkungan,” tandasnya. (*)

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini