Pemkab Tangerang mulai perbaikan jalan prioritas April 2026. Total kebutuhan anggaran diperkirakan Rp1,5 triliun.
Aktual Tangerang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menyiapkan anggaran Rp341 miliar untuk memperbaiki sejumlah ruas jalan rusak di berbagai wilayah.
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, mengatakan perbaikan akan dimulai April 2026, lebih cepat dibandingkan tahun sebelumnya.
“Pekerjaan perbaikan jalan akan dilakukan lebih awal, agar masyarakat tidak menunggu lama,” ujar Maesyal, Selasa (10/3/3026).
Jalan Raya Pakuhaji, Jalan Raya Pasar Kemis, dan Jalan Cadas–Kukun menjadi prioritas penanganan pemerintah daerah.
Namun, total kebutuhan anggaran untuk semua jalan rusak diperkirakan mencapai Rp1,5 triliun. “Perbaikan dilakukan bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran daerah,” kata Maesyal.
Selain badan jalan, pemerintah juga membangun drainase di titik rawan genangan air.
Langkah ini bertujuan mengurangi kerusakan jalan akibat genangan air yang dapat mempercepat kerusakan.
Anggaran perbaikan bersumber dari APBD murni Kabupaten Tangerang. Rinciannya, Rp181 miliar untuk pembangunan jalan dan jembatan, ditambah Rp160 miliar dari pergeseran anggaran.
“Saya minta masyarakat bersabar, jalan rusak akan segera diperbaiki, semua berproses,” tutur Maesyal.
APBD Kabupaten Tangerang baru disetujui DPRD pada Desember 2025, lelang proyek dimulai Februari 2026.
“Masyarakat ingin cepat, tapi semua proyek ada tahapan dan prosesnya,” ucapnya.
Maesyal menegaskan setiap pembangunan harus sesuai aturan agar tidak menyalahi regulasi yang berlaku. “Kami perbaiki sesuai aturan,” tegasnya.
Kepala Dinas Bina Marga dan SDA Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, menyebut perbaikan jalan melalui tiga kegiatan.
Tiga kegiatan itu adalah pemeliharaan rutin, penanganan darurat, dan rekonstruksi permanen.
Pemeliharaan rutin telah dilakukan, tetapi hujan deras membuat jalan kembali rusak dan berlubang. “Jalan berlubang sudah kami tambal,” ujar Iwan.
Iwan menambahkan tambal sementara bukan solusi jangka panjang karena kerusakan muncul kembali saat tergenang air.
“Berlubang ditambal terus, terkena air tergenang, berlubang lagi,” kata Iwan.
Pemerintah daerah melakukan refocusing anggaran untuk mempercepat perbaikan infrastruktur jalan.
“Anggaran yang tidak terlalu penting dialihkan untuk perbaikan jalan Pasar Kemis dan Pakuhaji,” ujar Iwan.
Penanganan darurat telah dilakukan di Cikupa, Kedaton, Pasar Kemis, dan titik lain di 29 kecamatan.
Sekitar 100 kilometer jalan di Kabupaten Tangerang berstatus jalan provinsi, sehingga kewenangan perbaikan provinsi.
Panjang jalan kabupaten mencapai 1.096,26 kilometer, 76 persen dalam kondisi mantap, sisanya 24 persen rusak.
Standar nasional menetapkan jalan mantap minimal 70 persen, sedangkan jalan rusak maksimal 30 persen.
Untuk mencapai kondisi mantap seluruhnya sesuai standar Kementerian Pekerjaan Umum, Kabupaten Tangerang butuh Rp1,5 triliun. ***








Leave a Reply