Pegang Janjinya! Pemkot Tangsel bakal Naikkan Insentif Guru Ngaji

Adi Subchan - 20 August 2026

Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan saat menghadiri acara Tangerang Selatan Mengaji Bersama Forum Persatuan Guru Ngaji di Masjid Agung Al-Mujahidin, Pamulang, Rabu (19/8/2026). Pilar menegaskan komitmen Pemkot Tangsel untuk menaikkan insentif bagi guru ngaji. (Foto: Dok Pemkot Tangsel)
Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan saat menghadiri acara Tangerang Selatan Mengaji Bersama Forum Persatuan Guru Ngaji di Masjid Agung Al-Mujahidin, Pamulang, Rabu (19/8/2026). Pilar menegaskan komitmen Pemkot Tangsel untuk menaikkan insentif bagi guru ngaji. (Foto: Dok Pemkot Tangsel)

Pemkot Tangsel mendorong penguatan peran guru ngaji sebagai benteng moral anak menghadapi paparan konten negatif di era digital.

Aktual Tangerang – Pemkot Tangerang Selatan mendorong penguatan peran guru ngaji menghadapi ancaman konten negatif di era digital.

Guru ngaji dinilai memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan akhlak generasi muda.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan mengatakan tantangan guru ngaji kini semakin kompleks.

Mereka tidak hanya mengajarkan huruf hijaiyah dan kemampuan membaca Alquran. Guru ngaji juga diharapkan membantu mengawal akhlak anak dari pengaruh buruk internet.

“Kita harus mencerdaskan anak-anak kita supaya generasi ke depan menjadi generasi yang memiliki akhlak mulia, memiliki iman dan takwa, serta menguasai ilmu-ilmu Alquran. Ini pekerjaan rumah yang tidak mudah,” ujar Pilar, Kamis (20/8/2026).

Pilar pun menyoroti kemudahan anak-anak mengakses berbagai konten melalui gawai dan media sosial.

Baca Juga :  Lima Pelajar Tawuran di Ciputat, Bawa Golok dan Celurit

Menurutnya, perkembangan teknologi harus diimbangi pengawasan dari orang tua dan lingkungan sekitar.

Tanpa pengawasan, konten negatif berpotensi memengaruhi karakter dan nilai agama anak.

“Jangan sampai anak-anak kita terpapar hal-hal negatif. Ini bukan hanya tantangan pemerintah atau orang tua, tetapi juga menjadi tantangan kita bersama, termasuk para guru ngaji,” tuturnya.

Pilar menilai pembentukan karakter anak membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Guru ngaji menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga nilai religius di tengah masyarakat.

Pemkot Tangsel Berikan Insentif Guru Ngaji

Sebagai bentuk apresiasi, Pemkot Tangsel memberikan insentif bagi para pengajar ilmu agama.

Insentif tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan guru ngaji.

Baca Juga :  Pemkot Tangsel Perkuat Pencegahan Stunting Lewat Gemarikan

Pemkot juga berharap bantuan tersebut menjaga semangat guru ngaji dalam mendidik anak-anak.

Pilar mengingatkan masyarakat agar tidak mengesampingkan keberadaan guru ngaji.

“Jangan sampai guru ngaji ditinggalkan oleh masyarakat. Jangan sampai masyarakat tidak lagi membutuhkan kehadiran guru ngaji, karena kalau itu terjadi, nilai-nilai religius di Tangerang Selatan bisa semakin terkikis,” kata Pilar.

Pemkot Tangsel berkomitmen mengupayakan peningkatan nilai insentif guru ngaji. Rencana tersebut akan disesuaikan dengan kemampuan APBD dan dukungan DPRD Tangsel.

“Kita harus terus berupaya agar insentif guru ngaji bisa lebih baik lagi. Mudah-mudahan ke depan, dengan dukungan DPRD dan kemampuan APBD, kesejahteraan para guru ngaji juga bisa terus meningkat,” ujar dia. (*)

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini