Warga Kunciran Jaya, Kota Tangerang, mengalami krisis air lebih dari dua bulan. PMI menyalurkan 5.000 liter air bersih.
Aktual Tangerang – Krisis air bersih membuat warga Kunciran Jaya, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kondisi tersebut telah berlangsung lebih dari dua bulan dan memaksa warga membeli air.
Salah seorang warga, Haryati, mengatakan air di rumahnya tidak mengalir selama sekitar dua bulan.
“Sudah ada dua bulan lebih kayaknya. Di rumah sama sekali enggak keluar,” ujar Haryati, Sabtu (19/9/2026).
Untuk kebutuhan minum dan memasak, Haryati terpaksa membeli air dalam kemasan galon. Sementara kebutuhan mandi dan mencuci terkadang dipenuhi melalui pemberian air dari tetangga.
“Kalau buat air minum, buat masak harus beli. Untuk mandi dan lainnya minta sama tetangga. Tapi airnya kurang bersih, airnya keruh,” katanya.
Krisis air tersebut membuat pengeluaran rumah tangga Haryati meningkat. Ia harus membeli air dengan harga sekitar Rp6.000 hingga Rp10.000 per galon.
Biaya tersebut belum termasuk pengeluaran untuk membeli air minum kemasan. “Biaya hidup makin tinggi, lebih tinggi lagi, nambah lagi,” ucapnya.
PMI Salurkan 5.000 Liter Air
Di tengah krisis tersebut, warga Kunciran Jaya mendapat bantuan air bersih. Bantuan diberikan PMI Kota Tangerang bersama PMI Provinsi Banten.
Haryati bersama warga lainnya harus mengantre untuk mendapatkan bantuan tersebut. Setiap rumah mendapat jatah maksimal 10 galon air bersih.
“Terima kasih PMI sudah kasih kita air bersih. Mudah-mudahan setiap hari dikasih bantuannya,” ujarnya.
Ketua PMI Kota Tangerang Oman Jumansyah mengatakan bantuan diberikan setelah menerima laporan warga.
PMI Kota Tangerang kemudian berkoordinasi dengan PMI Provinsi Banten untuk mendatangkan mobil tangki.
“Air di sini sudah tidak ada sama sekali. Kita koordinasi dengan PMI Provinsi untuk pakai mobil. Kita distribusikan air supaya bisa dimanfaatkan masyarakat yang kekurangan air,” kata Oman.
Sebanyak 5.000 liter atau lima meter kubik air bersih disalurkan kepada warga. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi puluhan keluarga yang terdampak krisis air.
Oman memastikan penyaluran bantuan dapat kembali dilakukan jika masih terdapat laporan masyarakat.
“Kalau memang nanti ada laporan dari teman-teman PMI kecamatan, kita akan lakukan lagi seperti itu. Berdasarkan permintaan langsung dari masyarakat,” tuturnya.
Menurut Oman, air merupakan kebutuhan pokok untuk minum, memasak, dan mandi.
BPBD Antisipasi Kekeringan Meluas
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengatakan potensi kekeringan perlu diantisipasi. Kondisi cuaca dapat memengaruhi ketersediaan air di sejumlah wilayah.
BPBD Kota Tangerang terbuka menerima laporan masyarakat terkait kekurangan air bersih. Setiap laporan akan dilakukan asesmen untuk menentukan bentuk penanganan yang diperlukan.
“Yang kita utamakan adalah bagaimana laporan dari masyarakat, apa yang kita bisa bantu. Saat ini PMI juga bagian daripada tim reaksi cepat kita,” ujar Mahdiar.
BPBD juga berkoordinasi dengan Perumda Tirta Benteng terkait gangguan pasokan akibat persoalan jaringan. Jika jaringan masih dapat diperbaiki, penanganan akan dilakukan melalui perbaikan saluran.
Namun, wilayah yang membutuhkan bantuan air bersih akan mendapat penanganan bersama PMI. BPBD akan berkoordinasi dengan PMI dan unsur terkait untuk mendistribusikan air bersih.
Mahdiar mengatakan kondisi air permukaan di sejumlah wilayah mulai terpengaruh cuaca. Pihaknya bahkan menemukan warga melakukan pengeboran hingga lebih dari 20 meter untuk mencari sumber air.
“Air-air permukaan sekarang sudah mulai agak sulit untuk didapatkan. Kondisi cuaca sangat memengaruhi kondisi air pada saat ini,” katanya.
Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kota Tangerang membahas penyiapan titik penampungan air. Titik tersebut nantinya dapat dipusatkan di tingkat kelurahan.
Cara itu diharapkan mempermudah distribusi air kepada masyarakat terdampak.
Penampungan juga disiapkan untuk mengantisipasi kendala mobilisasi kendaraan tangki.
Kondisi tersebut terutama menjadi perhatian di kawasan permukiman dengan akses jalan yang padat. (*)








Leave a Reply