Harga Beras, Protein dan Minyak Naik, Pedagang Pasar Ciputat Teriak

Adi Subchan - 24 September 2025

Pasar Ciputat sepi usai revitalisasi tahun 2023. Banyak kios kosong dan pedagang mengeluh minim pembeli sejak dipindahkan ke dalam pasar. (Foto: Robby Kurniawan/Aktual Tangerang/Ilustrasi)
Pasar Ciputat sepi usai revitalisasi tahun 2023. Banyak kios kosong dan pedagang mengeluh minim pembeli sejak dipindahkan ke dalam pasar. (Foto: Robby Kurniawan/Aktual Tangerang/Ilustrasi)

Cek harga sembako terbaru di Tangerang Selatan per 24 September 2025. Harga beras, daging sapi dan minyak goreng naik.

Aktual Tangerang – Harga kebutuhan pokok (sembako) di sejumlah pasar tradisional dan grosir di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) tercatat relatif stabil. Namun, beberapa komoditas mengalami sedikit kenaikan, khususnya pada produk berbasis protein dan minyak goreng.

Berdasarkan data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) dan laman resmi pagar.tangerangselatankota.go.id, 24 September 2025, harga beras premium Rp 15.150 per kg, sedangkan beras medium Rp13.150/kg. Harga beras termurah Rp12.050/kg.

Sementara, harga gula pasir Rp17.800/kg, minyak goreng Bimoli ukutan 2 liter Rp41.250, minyak goring curah Rp18.350/kg.

Harga minyak goreng curah mengalami sedikit kenaikan, yang kemungkinan dipengaruhi oleh naiknya biaya produksi dan distribusi.

Untuk komoditas protein hewani, harga daging ayam broiler Rp39.200/kg, ayam kampung (per ekor) Rp65.550, dan telur ayam broiler Rp28.400/kg. Sedangkan harga daging sapi murni Rp130.550/kg.

Harga ayam kampung dan daging sapi terpantau cukup tinggi. Kenaikan ini diduga disebabkan oleh gangguan pada rantai pasokan dan meningkatnya harga pakan ternak.

Baca juga:

Harga sayuran dan bahan pokok lainnya relatif stabil dalam beberapa hari terakhir, tanpa lonjakan signifikan. Harga kol Rp8.700/kg dan tomat Rp11.900/kg

Stabilitas harga pada sebagian besar komoditas menjadi angin segar bagi masyarakat. Namun, kenaikan harga protein hewani perlu menjadi perhatian, mengingat tingginya permintaan dan pentingnya asupan gizi masyarakat.

Hasil pantauan di sejumlah pasar tradisional di Tangsel, harga beras mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Di Pasar Ciputat, harga beras naik hingga Rp30.000 per karung.

Baca Juga :  Pelaku Curanmor di Minimarket Karawaci Ditembak Polisi

“Sekarang satu karung beras harganya naik hingga Rp30.000. Kalau eceran naiknya Rp500 sampai Rp700 per liter,” kata Ciku, pedagang beras di Pasar Ciputat.

Katanya lagi, kenaikan harga beras membuat daya beli masyarakat turun dan pedagang semakin terjepit.

Dia berharap pemerintah bisa segera menstabilkan harga beras agar roda perekonomian di pasar tradisional normal kembali. (roby)

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini