Gubernur Banten Peringatkan Warga Potensi Cuaca Ekstrem

Adi Subchan - 25 November 2025

Gubernur Banten Andra Soni meminta warga waspada terhadap cuaca ekstrem setelah BMKG memprediksi akan terjadi hujan dengan intensitas tinggi. (Foto: Dok Andra Soni)
Gubernur Banten Andra Soni meminta warga waspada terhadap cuaca ekstrem setelah BMKG memprediksi akan terjadi hujan dengan intensitas tinggi. (Foto: Dok Andra Soni)

Gubernur Banten Andra Soni meminta warga waspada terhadap cuaca ekstrem setelah BMKG memprediksi akan terjadi hujan dengan intensitas tinggi.

Aktual Tangerang – Gubernur Banten Andra Soni mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem.

Peringatan itu disampaikan setelah BMKG memprediksi hujan berintensitas tinggi di beberapa wilayah Banten.

Pemerintah Provinsi Banten menggelar Apel Siaga Bencana sebagai langkah antisipasi awal. Seluruh unsur BPBD, TNI, Polri, dan relawan diterjunkan untuk menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

“BMKG memprediksi hujan kategori tinggi hingga sangat tinggi di sejumlah wilayah Banten,” ujar Andra Soni, Senin (24/11/2025).

Ia menyebut apel ini digelar sebagai bagian dari kesiapsiagaan pemerintah.

Andra Soni mengajak seluruh pihak meningkatkan kerja sama untuk mitigasi bencana.

“Sinergi BPBD, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat sangat penting untuk mitigasi bencana,” katanya.

Baca Juga :  Terjepit Pembangunan PIK, Kampung Dadap Terancam Tenggelam

Ia meminta petugas menyiapkan perlengkapan penanganan darurat. Andra pun mengapresiasi para petugas yang tetap siaga membantu warga.

“Terima kasih kepada seluruh petugas yang siap menghadapi risiko bencana hidrometeorologi,” ucapnya. “Semoga langkah kita menjadi bentuk pengabdian terbaik bagi masyarakat,” tambah Andra Soni.

Siagakan 450 Personel

Pemprov Banten menyiagakan 450 personel gabungan untuk mengantisipasi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi.

Kesiapsiagaan itu ditegaskan melalui Apel Siaga Bencana yang dipimpin Gubernur Andra Soni di Kantor BPBD Banten.

Langkah tersebut merujuk pada prakiraan BMKG tentang potensi hujan tinggi di beberapa wilayah Banten.

Instruksi Presiden Prabowo Subianto juga ditekankan untuk meningkatkan kewaspadaan banjir dan longsor.

Andra Soni menyebut kesiapsiagaan seluruh elemen sangat penting. “Bencana bisa datang tiba-tiba, jadi kesiapan harus menjadi prioritas,” ujarnya.

Baca Juga :  Viral! Video Surya Insomnia Tambal Jalan Berlubang di Tangsel

Ia menegaskan pentingnya infrastruktur tanggap bencana dan sistem peringatan dini.

“Kapasitas masyarakat juga perlu diperkuat secara berkelanjutan,” tambahnya.

Peremajaan Peralatan Kebencanaan

Selain memeriksa personel, Andra Soni mengecek kelayakan peralatan tanggap darurat. Ia menilai peremajaan alat menjadi kebutuhan mendesak bagi wilayah Banten.

Gubernur memerintahkan Sekda Banten dan Kalak BPBD Banten melakukan inventarisasi peralatan.

“Peralatan yang tak optimal harus segera ditingkatkan kapasitasnya,” tegasnya.

Kalak BPBD Banten, Lutfi Mujahidin, menyebut 450 personel berasal dari TNI, Polri, relawan, dan instansi terkait. Sinergi ini diharapkan mempercepat respons saat kondisi darurat.

Lutfi menjelaskan hasil pemetaan risiko di wilayah Banten. Potensi longsor dominan di Banten selatan, sedangkan ancaman banjir muncul di Tangerang Raya dan beberapa titik lain.

“Seluruh peralatan telah kami cek untuk memastikan siap digunakan,” kata Lutfi.

Ia mengimbau warga di zona rawan meningkatkan kewaspadaan mandiri. Masyarakat diminta memahami jalur evakuasi dan mengamankan dokumen penting.

“Ketika bencana datang, kita harus siap,” pungkas Lutfi.

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini