Danantara Kelola Sampah Tangsel Jadi Energi Listrik

Adi Subchan - 10 October 2025

Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Tangerang Selatan ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Tangerang Selatan ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).

Kota Tangsel siap menjadi percontohan proyek PSEL. Danantara resmi kelola proyek ini untuk wujudkan energi bersih.

Aktual Tangerang – Danantara secara resmi ditunjuk untuk mengelola proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Tangsel. Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menyatakan kesiapan daerahnya mendukung proyek tersebut.

“Kami siap dalam pengembangan proyek PSEL ini,” kata Benyamin Davnie dalam siaran persnya, Jumat (10/10/2025).

Ia mengaku mendapat undangan dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) untuk memaparkan potensi lokasi PSEL di Tangsel.

“Kami diundang secara khusus ke Wisma Danantara Indonesia di Jakarta Kamis (9/10) kemarin,” ujarnya.

Tak hanya itu, Benyamin menyatakan Tangsel siap jika dijadikan percontohan ujicoba proyek PSEL.

“Kami siap jika Tangsel dijadikan percontohan uji coba percepatan teknis pembangunan PSEL,” ucap Benyamin.

Baca Juga :  Proyek PSEL Bernilai Rp2 Triliun bakal Dibangun di Kabupaten Tangerang

Menurutnya, Tangsel menghasilkan lebih dari 1.000 ton sampah per hari dan telah menyiapkan lahan serta fasilitas pendukung.

Benyamin menjelaskan bahwa Tangsel menjadi satu dari 10 daerah potensial untuk pembangunan PSEL versi kajian KLH.

Sebagai bagian dari aglomerasi Tangerang Raya, Tangsel dinilai cocok mengadopsi teknologi waste to energy.

“Insya Allah, Tangsel sudah siap untuk melaksanakan PSEL,” tegas Benyamin.

Ia menyebut Pemkot Tangsel telah merespons Perpres Nomor 35 Tahun 2018 terkait percepatan pembangunan PSEL.

Langkah yang telah dilakukan termasuk tender proyek, penetapan pemenang lelang, dan pembentukan Badan Usaha Pelaksana (BUP).

Baca Juga :  Tangerang Rancang Kawasan Teknologi Modern ala Jepang-China

Namun, dengan masuknya Danantara, seluruh rencana proyek akan disesuaikan dengan kebijakan nasional.

“Danantara kini menjadi pemilik penuh kegiatan pengolahan sampah menjadi energi listrik,” jelas Benyamin.

Selain Tangsel, sejumlah kepala daerah turut hadir dalam undangan KLH dan Menteri Investasi/Hilirisasi BKPM.

Mereka antara lain Gubernur DKI Jakarta, Bali, Jawa Barat, DIY, dan kepala daerah dari Medan hingga Denpasar.

Pertemuan ini menjadi langkah awal mempercepat implementasi proyek PSEL nasional di berbagai kota besar.

Proyek ini diharapkan mengatasi masalah sampah dan menghasilkan energi bersih secara berkelanjutan.

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini