APBD Tangsel 2027 Diusulkan Rp4,9 Triliun, Bisa Tembus Rp5 Triliun

Adi Subchan - 12 September 2026

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menyebut APBD 2027 diusulkan Rp4,9 triliun, naik Rp300 miliar. Pemkot Tangsel optimistis anggaran menembus Rp5 triliun setelah perubahan. (Foto: Istimewa)
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menyebut APBD 2027 diusulkan Rp4,9 triliun, naik Rp300 miliar. Pemkot Tangsel optimistis anggaran menembus Rp5 triliun setelah perubahan. (Foto: Istimewa)

APBD Tangsel 2027 diusulkan Rp4,9 triliun, naik Rp300 miliar. Pemkot optimistis anggaran menembus Rp5 triliun setelah perubahan.

Aktual Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengusulkan belanja APBD 2027 sekitar Rp4,9 triliun. Angka tersebut meningkat sekitar Rp300 miliar dibandingkan APBD murni 2026.

Pemkot Tangerang Selatan bahkan optimistis APBD 2027 dapat menembus Rp5 triliun setelah perubahan anggaran.

Rencana tersebut disampaikan dalam rapat paripurna penyampaian nota keuangan Rancangan APBD 2027 kepada DPRD.

Dalam rancangan tersebut, pendapatan daerah diproyeksikan mencapai sekitar Rp4,5 triliun. Sementara itu, total belanja daerah direncanakan sekitar Rp4,9 triliun.

Kenaikan belanja tersebut mencapai sekitar Rp300 miliar dibandingkan APBD murni 2026.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan kenaikan belanja terjadi pada berbagai sektor.

Penyesuaian tersebut dilakukan berdasarkan kebutuhan pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Semua belanja saya kira mengalami kenaikan ya, sesuai dengan kebutuhannya. Karena APBD kan dibandingkan dengan murni 2026 sekarang ini, itu juga mengalami kenaikan,” ujar Benyamin di Setu, Tangsel, Kamis (10/9/2026).

Baca Juga :  PKS Rotasi Wakil Ketua DPRD Tangsel, Mustopa Gantikan M Yusuf

Benyamin mengatakan Pemkot Tangsel masih memiliki peluang meningkatkan anggaran melalui perubahan APBD 2027. Pemerintah daerah menargetkan total APBD setelah perubahan dapat melampaui Rp5 triliun.

“Kenaikannya 300-an miliar ya. Nanti mudah-mudahan dengan perubahan APBD 2027 kita di atas Rp5 triliun,” ujarnya.

Silpa 2026 Diproyeksikan Sekitar Rp500 Miliar

Benyamin juga menjelaskan adanya proyeksi sisa lebih perhitungan anggaran atau Silpa pada 2026. Nilai Silpa tersebut diperkirakan mencapai sekitar setengah triliun rupiah.

Menurut Benyamin, proyeksi tersebut sebelumnya sudah diperkirakan pemerintah daerah. Salah satu faktornya adalah realisasi pendapatan yang diproyeksikan melampaui target lebih dari 20 persen.

Selain itu, terdapat efisiensi dari proses tender sejumlah kegiatan pada 2026. Sejumlah kegiatan tersebut juga diperkirakan masih menyisakan anggaran hingga akhir tahun.

“Itu memang sudah diprediksi karena pelampauan pendapatan mencapai lebih dari 20 persen, kemudian sisanya efisiensi tender dan ada beberapa kegiatan-kegiatan yang tersisa di 2026 ini. Kita sudah prediksi seperti itu,” ujarnya.

Baca Juga :  Walkot Tangsel Tegaskan Komitmen Tindaklanjuti Arahan Presiden soal Sampah

Rancangan APBD 2027 selanjutnya akan dibahas lebih rinci oleh Pemkot Tangsel dan DPRD. Pembahasan tersebut mencakup struktur anggaran, sumber pembiayaan, serta arah penggunaan belanja daerah.

Tahapan tersebut menjadi bagian penting sebelum APBD 2027 ditetapkan.

Pemkot Tangsel bersama DPRD akan melanjutkan pembahasan rancangan anggaran tersebut sesuai tahapan yang berlaku. (*)

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini