Antisipasi Banjir, Pemkab Tangerang Bangun 28 Titik Drainase

Adi Subchan - 25 November 2025

Pemprov Banten menetapkan status siaga bencana hidrometeorologi sejak 15 Desember 2025 hingga Februari 2026. (Foto: Kompas.com/Ilustrasi)
Pemprov Banten menetapkan status siaga bencana hidrometeorologi sejak 15 Desember 2025 hingga Februari 2026. (Foto: Kompas.com/Ilustrasi)

Pemkab Tangerang mempercepat pembangunan drainase di 28 titik sepanjang 3,8 kilometer. Tiga titik selesai, sementara beberapa lokasi sempat terkendala bangunan liar.

Aktual Tangerang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang mempercepat pembangunan drainase untuk mengurangi risiko banjir.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA), Iwan Firmansyah, menyebut proyek itu mencakup 28 titik sepanjang 3,8 kilometer.

Target penyelesaian pembangunan drainase itu ditetapkan pada akhir 2025.

“Per hari ini, tiga titik sudah selesai dikerjakan,” ujar Iwan.

Ia menyebut tiga titik itu berada di Suradita Cisauk, Syekh Nawawi Tigaraksa, dan Pasar Kemis–Rajeg.

Iwan mengungkap adanya kendala saat membangun drainase di Perumahan Taman Elok, Pasar Kemis.

Baca Juga :  Daftar Wilayah di Tangerang Raya yang Rawan Banjir

Menurutnya, banyak bangunan liar menutup saluran air. “Sepanjang 300 meter saluran air tertutup bangunan dagang,” kata Iwan.

Kondisi itu, lanjutnya, memicu genangan air saat hujan.

Ia menyebut pihaknya sudah melakukan dialog dengan warga sejak beberapa minggu lalu.

“Setelah ada kesepakatan, bangunan liar sudah dibongkar dan pekerjaan drainase berjalan,” ujarnya.

Iwan berharap pembangunan di 28 titik tersebut dapat mengurangi dampak banjir di wilayah rawan.

“Penanganan banjir harus komprehensif karena wilayah cekungan tidak bisa pulih seketika,” tuturnya.

Baca Juga :  Longsoran Sampah TPA Cipeucang Penyebab Banjir

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini