44 Puskesmas di Kabupaten Tangerang Siaga Kasus Hantavirus

Adi Subchan - 21 May 2026

Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang memastikan belum ditemukan kasus hantavirus, namun tetap meningkatkan kewaspadaan dan sistem pengawasan di 44 Puskesmas. (Foto: iStockphoto/Ilustrasi)
Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang memastikan belum ditemukan kasus hantavirus, namun tetap meningkatkan kewaspadaan dan sistem pengawasan di 44 Puskesmas. (Foto: iStockphoto/Ilustrasi)

Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang memastikan belum ditemukan kasus hantavirus, namun tetap meningkatkan kewaspadaan dan sistem pengawasan di 44 Puskesmas.

Aktual Tangerang – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang memastikan hingga kini belum ditemukan kasus hantavirus di wilayah setempat.

Meski demikian, pengawasan dan kesiapsiagaan tetap diperketat melalui jaringan Puskesmas dan fasilitas kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dr. Hendra Tarmizi menegaskan seluruh fasilitas telah disiapkan untuk menghadapi kemungkinan kasus.

“Kalau untuk perawatan, kita sudah menyiapkan sarana prasarana,” kata Hendra, Rabu (20/5/2026).

Ia menyebut RSUD Kabupaten Tangerang memiliki ruang isolasi yang sebelumnya digunakan untuk penanganan flu burung.

Baca Juga :  Anda Harus Tahu! Ini Gejala Terpapar Hantavirus

Ruang tersebut kini dapat dialihfungsikan bila diperlukan untuk pasien hantavirus.

“RSUD punya ruangan khusus flu burung, itu bisa dimanfaatkan,” ujarnya.

Hendra menjelaskan sistem surveillance kesehatan berjalan aktif di 44 Puskesmas Kabupaten Tangerang.

Setiap temuan gejala penyakit menular dilaporkan secara harian ke Dinas Kesehatan hingga Kementerian Kesehatan. “Petugas surveillance melaporkan setiap hari,” katanya.

Menurutnya, sistem tersebut memungkinkan deteksi dini jika terjadi kasus mencurigakan di masyarakat.

Ia juga menilai fasilitas kesehatan yang ada masih memadai untuk penanganan awal. “Fasilitas yang ada saat ini sudah cukup,” ucapnya.

Meski belum ditemukan kasus, Dinkes tetap mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap gejala hantavirus. Gejala awal disebut mirip infeksi virus pada umumnya seperti demam dan nyeri tubuh.

Baca Juga :  Waspada! Kasus Hantavirus Ditemukan di Banten

Namun, pada kondisi lanjut, virus dapat menyerang ginjal hingga berpotensi menyebabkan gagal ginjal.

“Gejalanya seperti virus biasa, tapi bisa merusak ginjal,” kata Hendra. ***

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini