Aktual Tangerang – Sebanyak 34 kejadian kebakaran tercatat di Kabupaten Tangerang selama sepekan, periode 12 hingga 18 Oktober 2026. Kecamatan Rajeg menjadi wilayah dengan frekuensi kebakaran tertinggi, yakni lima kejadian.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, mengatakan data tersebut dihimpun berdasarkan laporan kejadian di lapangan.
Data itu merupakan hasil inventarisasi Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD selama periode tersebut.
“Data ini berdasarkan kejadian di lapangan selama 1 minggu, yang diinventarisir oleh Pusdalops BPBD,” kata Taufik, Rabu (21/10/2026).
Dari total 34 kejadian, sebanyak 27 kasus merupakan kebakaran sampah, lahan, dan ilalang. Sementara itu, tujuh kejadian lainnya melibatkan kawasan industri atau rumah tinggal.
Kecamatan Rajeg mencatat frekuensi kebakaran terbanyak dibandingkan wilayah lainnya selama periode tersebut. “Rajeg, 5 kali,” kata Taufik.
BPBD Imbau Warga Waspadai Kebakaran
Menyikapi kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Tangerang mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran.
Taufik meminta warga tidak membakar sampah sembarangan dan memastikan instalasi listrik di rumah tetap aman.
Masyarakat juga diminta menjaga lingkungan untuk mencegah kebakaran lahan, terutama yang melibatkan sampah dan ilalang.
BPBD mengingatkan warga agar segera menghubungi layanan darurat 112 apabila terjadi kebakaran atau kondisi darurat lainnya.
Imbauan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat sekaligus mencegah bertambahnya kejadian kebakaran di Kabupaten Tangerang. (*)








Leave a Reply