33 Siswa di Kronjo Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Adi Subchan - 01 May 2026

Sebanyak 33 siswa di Kronjo diduga keracunan usai menyantap MBG. Polisi selidiki penyebab, diduga dari makaroni terpapar bakteri. (Foto: Istimewa)
Sebanyak 33 siswa di Kronjo diduga keracunan usai menyantap MBG. Polisi selidiki penyebab, diduga dari makaroni terpapar bakteri. (Foto: Istimewa)

Sebanyak 33 siswa di Kronjo diduga keracunan usai menyantap MBG. Polisi selidiki penyebab, diduga dari makaroni terpapar bakteri.

Aktual Tangerang – Sebanyak 33 siswa di Kecamatan Kronjo diduga mengalami keracunan makanan.

Peristiwa terjadi usai mereka menyantap menu Makan Bergizi Gratis, Rabu (29/4/2026).

Dari jumlah tersebut, 28 siswa dikabarkan dirawat di Puskesmas Kronjo. Lima siswa lainnya menjalani rawat jalan karena kondisi membaik.

Kasus ini diduga berasal dari makanan yang disiapkan dapur SPPG Cirumpak. Dapur tersebut berada di bawah Yayasan Leuit Abhipraya Nawasena.

Lokasinya di Kampung Cirumpak, Desa Cirumpak, Kecamatan Kronjo. Makanan tersebut didistribusikan kepada para siswa pada hari kejadian.

Baca Juga :  14.150 Buruh Tangerang ke Monas Rayakan May Day 2026

Berdasarkan laporan polisi, korban mengalami gejala setelah pulang sekolah. Gejala meliputi mual, muntah, pusing, dan diare.

Orang tua kemudian membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat. Penanganan medis dilakukan untuk mencegah kondisi memburuk.

Kapolsek Kronjo Iptu Bayu Sujatmiko membenarkan adanya kejadian tersebut. Polisi langsung melakukan penyelidikan setelah menerima laporan.

“Unit Intel langsung melakukan lidik dan pengumpulan bahan keterangan,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Ia menyebut menu MBG terdiri dari beberapa jenis makanan. Menu tersebut meliputi makaroni, telur, tahu, bakso, wortel, dan melon.

Program MBG di Kronjo menyasar 2.820 penerima manfaat. Penerima berasal dari sekolah, PAUD, ibu hamil, dan balita.

Polisi menduga penyebab keracunan berasal dari makanan makaroni. Makanan tersebut dimasak sejak Selasa malam sekitar pukul 22.00 WIB.

“Dugaan sementara, makaroni terpapar bakteri karena dimasak sejak malam,” kata Bayu.

Baca Juga :  16 Rute Transjakarta dari Tangerang ke Jakarta

Sampel makanan kini telah diamankan untuk pemeriksaan laboratorium. Uji dilakukan di Puskesmas Kronjo guna memastikan penyebab pasti.

Polisi dan tenaga kesehatan masih mendata seluruh korban. Pemantauan juga dilakukan terhadap penerima MBG lainnya. ***

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini