Sebanyak 14.150 buruh Tangerang berangkat ke Monas untuk May Day 2026 sambil membawa berbagai tuntutan kepada pemerintah.
Aktual Tangerang – Sebanyak 14.150 buruh asal Kabupaten Tangerang berangkat ke Monas, Jumat, 1 Mei 2026. Mereka mengikuti peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Jakarta.
Ribuan buruh berkumpul sejak pagi di Kawasan Industri Putra Daya Perkasa, Pasar Kemis.
Peserta berasal dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) kubu Andi Gani Nena Wea.
Sebanyak 280 bus dikerahkan untuk mengangkut rombongan buruh menuju Monas.
Perjalanan buruh mendapat pengawalan aparat kepolisian untuk menjaga keamanan.
Wakil Ketua DPC KSPSI AGN Kabupaten Tangerang, Agus Darsana, menyampaikan tujuan aksi tersebut.
“Tujuan kami ke Monas untuk merayakan May Day dan menyampaikan tuntutan buruh,” ujar Agus.
Ia menyebut buruh membawa sejumlah aspirasi untuk disampaikan kepada pemerintah.
Tuntutan meliputi pengawalan revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan.
Buruh juga meminta implementasi Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga. Selain itu, mereka menolak sistem kerja outsourcing.
Isu ketenagakerjaan global juga menjadi perhatian dalam aksi tersebut. Buruh menyoroti potensi pemutusan hubungan kerja akibat konflik global.
Mereka turut mendorong pengesahan RUU Perampasan Aset.
Perlindungan industri, khususnya sektor tekstil, juga menjadi tuntutan utama. Buruh meminta ratifikasi Konvensi ILO Nomor 190.
Penyesuaian tarif pengemudi ojek online turut disuarakan dalam aksi tersebut. Revisi UU Nomor 2 Tahun 2004 juga masuk dalam daftar tuntutan.
Selain itu, buruh meminta pengangkatan tenaga honorer menjadi aparatur sipil negara.
“Perlindungan buruh harus dimaksimalkan melalui kebijakan terbaik pemerintah,” tegas Agus. ***








Leave a Reply