1.567 Jemaah Haji Kota Tangerang Berangkat ke Tanah Suci

Adi Subchan - 15 April 2026

Mahkamah Agung Arab Saudi menetapkan Hari Arafah pada 26 Mei 2026 dan Idul Adha 27 Mei 2026. (Foto: SHUTTERSTOCK/Ilustrasi)
Mahkamah Agung Arab Saudi menetapkan Hari Arafah pada 26 Mei 2026 dan Idul Adha 27 Mei 2026. (Foto: SHUTTERSTOCK/Ilustrasi)

Sebanyak 1.567 jemaah haji Kota Tangerang diberangkatkan dari Asrama Haji Cipondoh mulai April hingga Mei 2026.

Aktual Tangerang – Sebanyak 1.567 calon jemaah haji asal Kota Tangerang siap diberangkatkan ke Tanah Suci, Mekkah. Keberangkatan dilakukan melalui Asrama Haji Cipondoh atau Grand El Hajj.

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Banten, Samsudin, memastikan kesiapan berjalan optimal.

“Kami terus mematangkan persiapan menjelang pemberangkatan pekan depan,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).

Ia menyebut pemberangkatan dilakukan secara bertahap. Jadwal dimulai Rabu (22/4) hingga Selasa (19/5). Ribuan jemaah akan diberangkatkan dalam dua gelombang.

Gelombang pertama dilakukan melalui dua jadwal penerbangan. Gelombang kedua berlangsung pada 12 hingga 19 Mei 2026. Total terdapat tujuh kelompok terbang yang telah dijadwalkan.

“Jemaah diberangkatkan bertahap melalui tujuh kloter sesuai jadwal,” kata Samsudin.

Baca Juga :  Efisiensi Energi, Pemkot Tangerang Batasi Pengunaan AC dan Lift

Pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait. Koordinasi mencakup administrasi, kesehatan, hingga kesiapan fasilitas.

Asrama Haji Cipondoh akan digunakan sebagai embarkasi perdana tahun ini. Fasilitas tersebut disiapkan untuk seluruh jemaah asal Banten.

“Tahun ini kami mulai gunakan Asrama Haji Cipondoh sebagai embarkasi,” ujarnya.

Samsudin memastikan kesiapan fasilitas hampir mencapai 100 persen. Ia optimistis proses pemberangkatan berjalan aman dan lancar.

“Persiapan sudah dikejar dan hampir 100 persen siap digunakan,” jelasnya.

Sementara itu, pemerintah memastikan penyelenggaraan haji 1447 Hijriah berjalan sesuai jadwal. Kepastian itu disampaikan Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf.

Ia menyebut situasi global tidak lagi menghambat keberangkatan jemaah. Kesepakatan gencatan senjata turut mendukung kelancaran proses.

“Jemaah tidak perlu cemas terkait penundaan atau pembatalan,” ujarnya.

Pemerintah telah menyiapkan 221.000 kuota jemaah haji Indonesia.nSeluruh dokumen penting juga telah diselesaikan.

“Visa sudah 100 persen terbit dan kartu nusuk tersedia,” kata Irfan.

Distribusi kartu nusuk akan dilakukan sebelum keberangkatan. Kartu tersebut akan diaktifkan di Indonesia.

Pemerintah terus berkoordinasi dengan Arab Saudi. Langkah ini untuk memastikan pelayanan optimal bagi jemaah.

Baca Juga :  32 Warga Lebak Terindikasi Mengidap HIV/AIDS

Irfan mengapresiasi Pemerintah Arab Saudi. Dukungan negara itu dinilai penting untuk kelancaran ibadah haji.

Ia berharap konflik global tidak mengganggu operasional haji. Jemaah diminta tetap tenang menghadapi situasi. “Tidak perlu khawatir, insyaallah semua jemaah berangkat,” ujarnya.

Ia mengimbau jemaah mempersiapkan diri secara fisik dan mental. Persiapan tersebut penting untuk menjalankan ibadah dengan maksimal. ***

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini