Leony Trio Kwek Kwek menyoroti buruknya tata kelola sampah di Tangerang Selatan. Ia menilai anggaran besar tidak berbanding dengan kondisi lapangan.
Aktual Tangerang – Aktris Leony Vitria H, warga Tangerang Selatan, meluapkan kekesalan terhadap pengelolaan sampah di daerahnya.
Ia menilai penanganan sampah belum berjalan efektif meski anggaran pemerintah cukup besar.
Pernyataan itu disampaikan dalam diskusi publik bersama ICW dan LKPP.
Leony mengaku mulai menelusuri data APBD dan SiRUP LKPP karena aspirasi warga tidak digubris.
“Saya bukan orang yang peduli politik, tapi sudah enough is enough, kami muak,” kata Leony.
Ia mempelajari laporan pengadaan dan menemukan sejumlah angka tidak sesuai kondisi lapangan. Salah satunya anggaran cairan penghilang bau yang mencapai hampir satu miliar rupiah.
“Bau masih ada, tidak ada efek,” ujar Leony.
Ia juga menyoroti penyewaan truk sampah dalam jumlah besar dibanding pembelian unit baru. Menurutnya, harga truk sampah baru hanya berkisar Rp400 hingga Rp500 juta.
Ia menilai anggaran tersebut lebih tepat untuk membeli armada baru.
Leony mengaku pernah berada di belakang truk sampah yang kondisinya tidak layak. Ia menyebut kondisi armada tersebut membahayakan pengguna jalan.
Leony menilai Pemkot Tangsel lebih sering melakukan penanganan sementara daripada solusi utama.
Ia menyoroti penutupan TPA Cipeucang yang menyebabkan sampah meluber ke jalan. “Ditutup terpal, bukan itu solusinya,” sindir Leony.
Ia juga mempertanyakan pengadaan barang yang dinilai tidak relevan bagi warga terdampak.
Leony menilai transparansi data pengadaan sulit dipahami masyarakat umum. Ia menyebut kondisi itu membuat transparansi hanya dimengerti oleh auditor.
“Transparansi itu jadi untuk siapa, bukan untuk masyarakat,” pungkasnya. (*)











Leave a Reply