Bimbim Slank Keluhkan Rupiah Tembus Rp18 Ribu per Dolar AS

Adi Subchan - 06 June 2026

Bimbim Slank mengaku terdampak melemahnya rupiah terhadap dolar AS. Harga alat musik dan barang impor disebut semakin mahal. (Foto: Instagram Bimbim Slank)
Bimbim Slank mengaku terdampak melemahnya rupiah terhadap dolar AS. Harga alat musik dan barang impor disebut semakin mahal. (Foto: Instagram Bimbim Slank)

Bimbim Slank mengaku terdampak melemahnya rupiah terhadap dolar AS. Harga alat musik dan barang impor disebut semakin mahal.

Aktual Tangerang – Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat memicu keluhan sejumlah kalangan masyarakat.

Drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi atau Bimbim Slank, mengaku ikut merasakan dampaknya.

Menurut Bimbim, kenaikan dolar membuat harga barang impor semakin mahal. Kondisi tersebut turut memengaruhi kebutuhan para musisi, terutama perlengkapan alat musik.

“Pasti semua kena dampak, termasuk alat musik. Harga senar, stick drum, dan barang impor lainnya naik,” kata Bimbim di markas Potlot, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2026).

Ia menuturkan kebutuhan rumah tangga yang berasal dari luar negeri juga mengalami kenaikan harga. Bimbim menyebut keluarganya merasakan langsung dampak melemahnya nilai tukar rupiah.

“Anak-anak suka belanja di Ranch Market. Saat membeli bahan impor, terasa sekali rupiah sudah melemah,” ujarnya.

Baca Juga :  Netizen Beramai-ramai Jodohkan Acha Septriasa dengan Baim Wong

Bimbim berharap pemerintah mengambil langkah konkret untuk memperkuat perekonomian nasional.

Menurutnya, ketergantungan terhadap barang impor membuat masyarakat semakin terbebani saat dolar menguat.

“Kita terdampak karena alat musik dan kebutuhan sehari-hari masih banyak yang impor. Jadi kami ikut menjerit,” katanya.

Meski biaya hidup meningkat, Bimbim memastikan Slank tidak akan menaikkan tarif manggung.

“Nggak mungkin naikin honor. Kasihan yang mau manggil Slank,” ujar Bimbim. (*)

Baca Juga :  Denny Sumargo Ngamuk Istrinya Difitnah

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini