Anwar BAB membantah menjadi brand ambassador Hanania Travel. Ia mengaku hanya barter konten dan telah menyerahkan uang saku kepada polisi.
Aktual Tangerang – Nama presenter Anwar BAB ikut menjadi sorotan dalam kasus dugaan penipuan umrah Hanania Travel. Kasus tersebut dilaporkan merugikan ribuan calon jemaah dengan nilai kerugian mencapai Rp100 miliar.
Sebelumnya, Hanania Travel diduga gagal memberangkatkan sekitar 2.500 jemaah umrah. Banyak calon jemaah tertarik setelah biro perjalanan itu mengklaim memiliki Rekor MURI.
Hanania Travel juga disebut mengantongi akreditasi B dari Kementerian Agama. Dalam praktiknya, keberangkatan jemaah diduga beberapa kali ditunda.
Pihak travel disebut menggunakan alasan kondisi perang di Timur Tengah. Penundaan terjadi sejak Maret hingga keberangkatan April 2026.
Kecurigaan muncul karena biro perjalanan lain tetap memberangkatkan jemaah pada periode sama. Sejumlah korban kemudian melaporkan kasus tersebut ke Polda Metro Jaya.
Di tengah penyelidikan, Anwar BAB memenuhi panggilan penyidik sebagai saksi. Ia menjalani pemeriksaan selama sekitar enam jam.
Anwar menegaskan dirinya bukan brand ambassador Hanania Travel. Menurutnya, kerja sama yang dilakukan hanya berupa barter konten.
“Alhamdulillah aku secara sadar, kooperatif menerima panggilan kepolisian,” kata Anwar di Polda Metro Jaya, Rabu (10/6/2026).
Ia mengaku turut membantu proses penyelidikan untuk para jemaah yang gagal berangkat. Anwar juga membantah menerima aliran dana dari Hanania Travel. “Anwar BAB bukan Brand Ambassador,” ujarnya.
Menurut Anwar, dirinya hanya memperoleh fasilitas perjalanan dan uang saku selama umrah.
“Kita hanya barter konten. Tidak ada kucuran aliran dana apa pun dari Hanania,” katanya.
Ia menjelaskan tawaran kerja sama yang diterimanya berbentuk promosi melalui konten. Sebagai imbalan, dirinya mendapat fasilitas perjalanan selama berada di Tanah Suci.
Kasus tersebut menjadi pelajaran berharga bagi Anwar. Ia mengaku akan lebih selektif menerima kerja sama pada masa mendatang.
“Ke depannya menjadi pelajaran buat aku untuk memastikan izin dan badan hukum,” ujarnya.
Uang Saku Diserahkan ke Penyidik
Anwar mengungkapkan uang saku yang pernah diterimanya telah diserahkan kepada penyidik. Langkah itu dilakukan untuk membantu proses pemulihan kerugian para korban.
Ia berharap dana tersebut dapat bermanfaat bagi jemaah terdampak.
“Uang saku yang sudah saya terima sudah saya serahkan kepada pihak kepolisian,” katanya.
Menurut Anwar, penyerahan dana itu merupakan bentuk dukungan terhadap proses hukum yang berjalan.
Ia berharap para korban mendapatkan keadilan dan hak mereka dapat dipulihkan. (*)











Leave a Reply