Negara Arab Krisis

admin - 15 May 2025

samir-kassab-53-membawa-barang-barangnya-saat-berjalan-di-atas-reruntuhan-rumahnya-yang-hancur-akibat-serangan-israel-setelah-_169

Krisis Baru Menghantam Negara Arab, Gaza Terpuruk Akibat Serangan Israel

Tangerang-Gaza kini menghadapi krisis kemanusiaan yang semakin parah, dipicu oleh serangan Israel yang terus berlanjut sejak Oktober 2023. Berdasarkan laporan terbaru dari Klasifikasi Keamanan Pangan Terpadu (IPC), diperkirakan lebih dari setengah juta orang di Gaza kini berada dalam ancaman kelaparan yang mengerikan.

Kelaparan Mengancam Gaza: 2,1 Juta Orang Berisiko

Sebanyak 2,1 juta orang di Gaza, atau hampir seluruh populasi wilayah tersebut, kini terancam oleh kerawanan pangan akut. Pada akhir September 2025, diprediksi hampir 470.000 orang akan mencapai tingkat kelaparan yang disebut sebagai “bencana”. 

Hal ini dipicu oleh blokade yang diberlakukan Israel pada Jalur Gaza sejak awal Maret lalu, serta berlanjutnya serangan militer yang menghancurkan infrastruktur vital di kawasan tersebut. Gaza kini mengalami krisis pangan yang memburuk, dan distribusi bantuan kemanusiaan menjadi sangat terbatas, akibat kendala dalam mengirimkan barang dan layanan penting ke wilayah tersebut.

Kelaparan yang melanda semakin memperburuk penderitaan warga sipil Gaza, di tengah ketegangan yang terus meningkat akibat serangan Israel.

Israel Membantah Tuduhan dan Menyalahkan Hamas

Meskipun laporan IPC menyoroti krisis pangan yang melanda Gaza, pihak Israel melalui juru bicara mereka, David Mencer, membantah klaim tersebut. Mencer menyatakan bahwa kelaparan di Gaza bukanlah akibat kebijakan Israel, melainkan akibat tindakan Hamas yang diduga mencuri bantuan yang seharusnya diberikan untuk warga sipil.

Namun, Hamas membantah tuduhan tersebut dan malah menuduh Israel menggunakan kelaparan sebagai bagian dari senjata perang. Tuduhan ini semakin memperburuk ketegangan antara kedua pihak yang terlibat dalam konflik ini.

Ancaman Bencana Kelaparan Semakin Dekat

Laporan IPC juga mengungkapkan bahwa bencana kelaparan di Gaza dapat terjadi jika tidak ada tindakan segera untuk mengatasi krisis pangan ini. Sebuah negara dikategorikan mengalami bencana kelaparan jika lebih dari 20% penduduknya mengalami kekurangan pangan yang ekstrem, 1 dari 3 anak menderita kekurangan gizi akut, dan 2 dari 10.000 orang meninggal setiap hari akibat kelaparan atau kekurangan gizi.

Baca Juga :  Ancelotti Pelatih Baru Brasil

Menurut IPC, 71.000 kasus kekurangan gizi akut diperkirakan terjadi antara April 2025 dan Maret 2026, dengan 14.100 diantaranya merupakan anak-anak yang berusia 6 hingga 59 bulan.

Tantangan Pengiriman Bantuan Internasional

Presiden Israel, Isaac Herzog, pada 12 Mei 2025, meminta bantuan internasional untuk membantu mendistribusikan bantuan langsung kepada warga Gaza, dengan harapan dapat menghindari kejatuhan lebih jauh ke dalam krisis kemanusiaan. Namun, banyak pihak yang meragukan efektivitas dari rencana distribusi bantuan yang disarankan oleh Israel, yang diperkirakan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar warga Gaza.

Keadaan Ekonomi yang Mencekik

Selain kelaparan, masalah ekonomi semakin memperburuk kondisi warga Gaza. Harga makanan meningkat tajam seperti yang diceritakan oleh seorang ibu dari Gaza, Ghada Mohammad, yang harus membayar sekitar 1.000 shekel (US$281) untuk sekarung tepung seberat 2 kg, harga yang jauh lebih mahal dibandingkan dengan sebelum perang.

“Apakah Anda tahu bagaimana rasanya tidak bisa makan satu kali pun dengan ayam, sayuran, atau daging selama beberapa minggu?” ujar Ghada, yang menggambarkan penderitaan yang dialami oleh keluarganya.

Tindakan Mendesak Diperlukan

Laporan IPC menekankan bahwa tindakan segera sangat penting untuk mencegah kematian lebih lanjut, serta mencegah lebih banyak warga Gaza terjerumus ke dalam bencana kelaparan. Bantuan internasional yang cukup dan distribusi yang lancar sangat dibutuhkan untuk mengatasi krisis ini sebelum semakin banyak korban jatuh.

Dengan latar belakang konflik yang berkepanjangan, krisis di Gaza ini menjadi tanda peringatan bagi negara-negara Arab yang kini harus menghadapi dampak serius dari kebijakan dan serangan Israel.

Sumber: CNBC

Terus kunjungi website kita di AktualTangerang.com untuk lebih banyak lagi artikel seputar Tangerang Raya dan Nasional. Jangan lupa follow akun sosial media di Instagram dan Tiktok

Baca Juga :  Perang Udara India vs Pakistan

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini