Pemkot Tangerang Perkuat Akses Pendidikan Tinggi bagi Mahasiswa Kurang Mampu

Adi Subchan - 27 January 2026

Pendaftaran KIP Kuliah 2026 resmi dibuka. Simak syarat, jadwal, dan cara daftar bantuan kuliah gratis dari pemerintah. (Foto: canva.com/Ilustrasi)
Pendaftaran KIP Kuliah 2026 resmi dibuka. Simak syarat, jadwal, dan cara daftar bantuan kuliah gratis dari pemerintah. (Foto: canva.com/Ilustrasi)

Pemkot Tangerang melalui Dinas Sosial menguatkan komitmen bantuan pendidikan tinggi bagi mahasiswa kurang mampu Tahun Anggaran 2026.

Aktual Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menegaskan akses pendidikan tinggi sebagai instrumen strategis peningkatan mobilitas sosial masyarakat.

Melalui Dinas Sosial (Dinsos), Pemkot Tangerang menggelar Sosialisasi SPJ Bantuan Sosial Biaya Pendidikan Perguruan Tinggi 2026.

Kegiatan berlangsung di Puspem Kota Tangerang, Selasa (27/1/2026).

Sosialisasi tidak hanya membahas administrasi, tetapi memperkuat komitmen penyaluran bantuan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Acep Wahyudi, menyebut bantuan ditujukan bagi mahasiswa sesuai kriteria kependudukan dan ekonomi.

“Syarat utama penerima adalah ber-KTP Kota Tangerang dan terdaftar dalam DTKS desil satu hingga lima,” ujar Acep.

Baca Juga :  Walkot Tangsel Digugat Warga ke Pengadilan, Soal Sampah

Ia menjelaskan, sebanyak 174 mahasiswa lolos verifikasi dari total 191 calon penerima bantuan.

Sosialisasi SPJ bertujuan memastikan penggunaan dan pertanggungjawaban dana dilakukan transparan serta sesuai regulasi.

Acep menegaskan program ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan investasi pembangunan sumber daya manusia.

“Kami berharap mahasiswa belajar optimal, kreatif, dan memiliki kompetensi tinggi untuk bersaing di dunia kerja,” katanya.

Manfaat program dirasakan langsung oleh penerima bantuan pendidikan. Lola, mahasiswi semester lima Universitas Muhammadiyah Tangerang, mengaku bantuan tersebut sangat membantu kelangsungan studinya.

“Saya kaget sekaligus bersyukur. Bantuan ini membuat saya bisa tetap kuliah,” ungkap Lola.

Baca Juga :  Lima Hari Mengungsi, Korban Banjir di Kronjo Butuh Bantuan

Ia mengaku selama ini harus bekerja sambil kuliah karena keterbatasan ekonomi keluarga.

“Saya ingin sukses dan tidak merepotkan orang tua lagi,” tambahnya.

Lola mendorong mahasiswa kurang mampu agar memanfaatkan program bantuan pemerintah.

“Jangan menyerah. Ajukan bantuan ke Pemkot Tangerang karena sangat meringankan beban keluarga,” ujarnya.

Program bantuan pendidikan ini diharapkan memutus rantai kemiskinan melalui peningkatan kualitas generasi muda. ***

Tag Terkait:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait

Terkini